Selamatkan Aset Pemkot Rp2,5 Triliun, Kejati Diganjar Penghargaan

Kamis, 18 Juli 2019 - 20:02 WIB
IST

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — PT Gowa Makassar Tourism Development (GMTD) telah menyerahkan Fasilitas Umum (Fasum) dan Fasilitas Sosial (Fasos) ke Pemkot Makassar dan Pemprov Sulsel. Aset yang diserahkan tersebut senilai Rp2,5 triliun.

Ada pun, rincian aset tersebut meliputi lahan stadion Barombong seluas 3,3 hektare dengan nilai investasi sekitar Rp330 miliar ke Pemprov Sulsel. GMTD juga menyerahkan Jalan Metro Tanjung Bunga sepanjang 7 kilometer dengan taksiran nilai mencapai Rp2,2 triliun kepada Pemkot Makassar.

Atas keberhasilan tersebut, Pemkot Makassar memberikan piagam penghargaan kepada Kejari Makassar.

Kepala Kejaksaan Negeri Makassar, Dicky Rachmat Rahardjo mengatakan, aset milik Pemkot Makassar yang diselamatkan itu, seluas 181,566 meter persegi. Senilai 2,2 triliun. Dia mengaku, penyelamatan aset Pemkot Makassar itu merupakan suatu kembagaan. Hal ini dikarenakan bertepatan dengan Hari Bhakti Adhyaksa (HBA) ke 59 Kejaksaan.

“Ini salah satu kado dan anugrah buat Kejari Makassar, karena bertepatan dengan HBA. Saya sangat bersyukur dan bangga bisa menyerahkan aset pemerintah yang nilainya mencapai triliunan,” ungkapnya.

Mantan Kepala Bagian Tata Usaha di kantor Jaksa Agung Muda Pengawasan (JamWas) Kejaksaan Agung ini menerangkan pihaknya juga telah memverifikasi 11 SKK terkait aset Pemkot Makassar yang sementara ditindaklanjuti oleh Jaksa Pengacara Negera (JPN) Bidang Datun. 11 SKK itu menjadi prioritas lanjutan.

“Kita akan prioritaskan 11 SKK itu terlebih dahulu. Setelah itu, kita menindaklanjuti yang lainnya. Harus satu per satu kita tindaklanjuti dulu agar hasilnya maksimal,” terangnya.

Lebih jauh Dia menceritakan, terkait dengan GMTD masih ada lagi aset lainnya. Ada berupa bangunan yang dikuasi fasum namun administrasinya belum selesai. Ini yang akan didorong agar diselesaikan.

“Itu yang dari GMTD. Tapi masih ada beberapa bagunan berupa perumahan. Kami pun minta agar teman-teman mengawalnya. Karena ini kewajiban kita untuk menyelamatkan aset,” tegasnya. (edo)