Sistem Zonasi, Tak Satupun Lulusan SMP Bisa Masuk SMA Negeri

FAJAR.CO.ID, TARAKAN - Tidak satu pun anak usia sekolah di Kelurahan Lingkas Ujung, Tarakan Timur, Kaltara, yang baru lulus SMP, bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA negeri, akibat PPDB sistem zonasi.

Karena itu, warga di sana mendesak agar segera dibangun SMA negeri di daerah tersebut.

“Tak satu pun warga Lingkas Ujung diterima di negeri. Kami menghargai kebijakan pemerintah terkait PPDB sistem zonasi. Ke depannya kami inginkan ada sekolah baru. Sekolah menengah atas yang dibuka di Kelurahan Lingkas Ujung. Ini bisa membawa zona Gunung Lingkas dan Sebengkok,” ujar Ketua Forum Warga Lingkas Ujung, Fajar Ngewa.

Fajar menginginkan agar sekolah baru yang dimaksud dapat direalisasikan pembentukannya tahun ini. Mengingat, jika PPDB zonasi dipertahankan, masalah yang dialami warga di Kecamatan Tarakan Timur itu akan sama.

“Tahun depan bisa begitu lagi. Pemkot aja bisa membuka unit sekolah negeri baru, SMP 13 dan SMP 14, dan salah satunya di Lingkas Ujung. Yang terdekat dari Lingkas adalah SMA 2, tapi bukan zonasinya. Sementara SMA 1, yang masuk zonasi dipastikan anak-anak ini tidak akan bisa diterima. Karena jaraknya. Sebengkok aja enggak ada yang diterima,” tambah Fajar.

Penumpang Garuda Boleh Ambil Gambar di Pesawat

Drama Sistem Zonasi

UEA Lawan Terberat Timnas Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2022

Menurut Fajar, untuk sementara pembentukan sekolah baru sangat memungkinkan dilakukan. Soal bangunan, menurutnya dapat menumpang. Seperti yang dilakukan dua SMP yang dibentuk Pemkot Tarakan baru-baru ini.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...