Harga Rendah, Dewan Tuntut Pabrik Sawit Stabilkan Harga Tingkat Petani

Jumat, 19 Juli 2019 - 16:42 WIB
Ilustrasi (Beky Subechi/ Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, MASAMBA— Harga komoditi kelapa sawit di tingkat petani Luwu Utara sangat rendah. Harga per TBS mencapai Rp450 per kilogram.

Ketua DPRD Luwu Utara, Mahfud Yunus mengatakan harga sawit di Luwu Utara sangat rendah. ”Harga Rp450 per kilogram yang ada ditingkat petani sangat rendah. Bahkan tidak cukup menutupi biaya produksi,”kata Mahfud saat rapat dengar pendapat dengan GM PT SS di Kantor DPRD Lutra, Jumat (19/7).

Menurutnya, dirinya yang punya kebun sawit seluas puluhan hektare tidak mampu menutupi biaya produksi. Apalagi yang hanya punya empat hektare atau dua hektare. Kadang hasilnya hanya cukup untuk tukang petik saja.

Dia menjelaskan, harga sawit sebanyam Rp780 per kilogram sudah disyukuri. Apalago jika mencapai Rp800 per kilogram. Timbangan pedagang juga harus diperbaiki. Dulu sawitnya memiliki berat paling tinggi 20 ton. Kini naik timbangannya mencapai 35 ton. Apkasindo harus perjuangkan harga.

Genderal Manager PTSS, Jusnardi mengatakan harga CPO sawit sama. ”Tidak ada perbedaan harga yang ada di daerah. Kita harapkan harga CPO sawit naik. Supaya harga sawit tingkat petani dapat meningkat menjadi yang diinginkan,”paparnya. (shd)