Kursi Ketua MPR Sudah Jadi Incaran, Partai Ini Masih Kalem

Jumat, 19 Juli 2019 - 21:29 WIB

FAJAR.CO.ID,JAKARTA–Wakil Ketua Umum Partai Amanat Nasional (Waketum PAN) Hanafi Rais tidak mempersoalkan parpol yang sudah mengincar jabatan ketua MPR 2019-2024.

Menurutnya, pengisian pimpinan MPR periode mendatang baru bisa dilakukan setelah DPR hasil Pemilu 2019 dilantik pada 1 Oktober 2019.

“Yang namanya politik itu dinamikanya tinggi. Jadi, kalau sekarang ada yang punya harapan, ada yang punya aspirasi tentu itu boleh-boleh saja,” kata Hanafi di gedung parlemen, Jakarta, Jumat (19/7).

Legislator PAN itu menambahkan, jika DPR hasil Pemilu 2019 sudah dilantik maka kondisi riil dan peta politik dalam memperebutkan kursi ketua MPR akan terlihat. Arah politik fraksi-fraksi di MPR pun akan terlihat.

“Kalau sekarang saya tidak bisa ngomong banyak karena kan DPR-nya belum dilantik. MPR-nya juga belum ada kan?” katanya.

Putra mantan Ketua Umum PAN Amien Rais itu menegaskan, sampat saat ini kondisi politiknya masih cair. “Jadi, tergantung hari H-nya pas pelantikan bulan Oktober, sekarang sih masih cair,” ujar anggota Komisi I DPR itu.

Sejauh ini sudah ada partai yang mengincar kursi ketua MPR, yakni Golkar dan PKB. Belakangan Partai Gerindra juga menginginkan kursi ketua MPR.(jpnn)