Makan Saat Stres, Berat Badan Rentan Naik

FAJAR.CO.ID-- Saat hari penuh tekanan dan memicu stres, bagi sebagian orang makanan bisa menjadi “penyelamat” untuk membuat diri merasa lebih baik. Jika Anda memiliki kebiasaan tersebut jangan dilanjutkan. Karena makan saat rentan bikin berat badan naik.

Setiap orang bisa mengalami stres, entah akibat pekerjaan, keluarga, beban kerja, finansial, percintaan, dan lain-lain. Selain dapat memperkeruh suasana hati, stres juga bisa memengaruhi nafsu makan.

Saat sedang stres, ada sebagian orang yang berat badannya turun. Namun celakanya, ada lagi sebagian yang nafsu makannya justru meningkat saat stres, sehingga berat badan malah naik.

Penyebab berat badan naik saat stres

Beberapa faktor yang berkontribusi terhadap kenaikan berat badan saat sedang stres antara lain:

Perubahan hormon

Ketika Anda sedang stres, kadar kortisol (hormon stres) di dalam tubuh akan meningkat. Hormon ini penting untuk mempersiapkan tubuh dalam menghadapi ancaman atau bahaya ketika Anda dalam kondisi stres, dan memerintahkan tubuh untuk makan lebih banyak demi menimbun kalori.

Sebaliknya, saat stres kadar hormon insulin akan menurun, sehingga menyebabkan kadar gula darah berkurang. Akibatnya, timbul keinginan untuk mengonsumsi comfort food yang cenderung tinggi gula dan lemak.

Comfort food adalah makanan yang menawarkan nilai nostalgia atau sentimental, dan mungkin memiliki kecenderungan tinggi kalori, karbohidrat, lemak, atau persiapan sederhana. Sisi nostalgia ini bisa spesifik pada tiap individu, atau berbeda-beda pada budaya tertentu. Misalnya, jika comfort food Anda adalah martabak manis keju, setelah memakannya Anda akan lebih tenang, terhibur, stres pun mereda. Sehingga, banyak orang yang menjadikan makan enak dalam jumlah banyak sebagai pelarian dari stres.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...