Menolong Perempuan yang Bunuh Diri di Laut, Petugas Kemenhub Belum Ditemukan

Jumat, 19 Juli 2019 - 07:44 WIB

FAJAR.CO.ID, BAUBAU – Kepala Stasiun Radio Pantai (SROP), La Ode Arham hingga saat ini belum ditemukan. Petugas Ditjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan itu ikut melompat, untuk menyelamatkan penumpang yang sengaja melompat dari KM Tadar pada Senin (15/7) lalu.

“Arham hilang di lautan karena berupaya menolong salah satu penumpang KM Tidar, rute Baubau -Manokwari yang melakukan bunuh diri dengan cara melompat ke laut,” ujar Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.

Budi menuturkan, apa yang dilakukan La Ode Arham tersebut merupakan tugas mulia yang dilakukannya sebagai pelayan negara.

“Saya turut berduka. Niat Arham untuk menolong seorang penumpang yang akan bunuh diri itu adalah tindakan yang mulia dan patut diapresiasi. Hanya saja nasib malang tertimpa kepada dirinya, karenanya saya sekali lagi meminta kepada seluruh jajaran untuk terus mencari Arham hingga ketemu,” jelasnya.

Berdasarkan informasi dari Ditjen Perhubungan Laut, kejadian tersebut bermula ketika di sekitar lautan pulau tiga (masuk tanjung) pukul 16.30 WIT, terdengar seorang penumpang berteriak dan hendak loncat dari kapal untuk bunuh diri.

Tergoda Remaja Keterbelakangan Mental 14 Tahun, Begini Jadinya

Aplikasi FaceApp Ternyata Menyimpan Bahaya Tersembunyi

Sejak Diluncurkan, Suzuki Jimny Sudah Terjual 130 Unit

Seluruh penumpang berkumpul dan berusaha mencegah hal tersebut, seluruh dek kapal yang salah satunya adalah Kepala SROP Namlea – Disnav Kelas I Ambon, La Ode Arham juga ikut membujuk dan menasehati korban turun dan menggugurkan niat bunuh dirinya.

Namun, Arham dan penumpang tersebut terjatuh bersama ke laut karena genggaman tangan Arham yang kurang kuat di besi dan tubuh korban yang lebih besar. Setelah kejadian tersebut, kapal langsung balik arah ke lokasi tempat jatuhnya kedua orang itu. Hingga kini, telah ditemukan satu orang yaitu penumpang yang melompat.

“Saat ditemukan badannya telah terapung dalam keadaan tidak bernyawa, sedangkan Arham hingga hari ini belum ditemukan,” tandasnya. (jpnn)