Mourinho Hebat, tapi Dia Abaikan Peribahasa “Mulutmu Harimaumu”

Jumat, 19 Juli 2019 - 09:40 WIB
Foto: Getty Images

FAJAR.CO.ID, MANCHESTER—Legenda Manchester United, Bryan Robson mengomentari kepemimpinan Jose Mourinho selama di Old Trafford. Ia tak meragukan kemampuannya. Namun, seperti peribahasa: mulutmu harimaumu, Mourinho dipecat karena kata-kata dan kritiknya.

Robson yakin pemerintahan Jose Mourinho di United mulai hancur sejak saat ia secara terbuka mengkritik para pemain. Dugaan sang legenda, Mourinho melakukan itu karena tegang lantaran keinginannya tidak berjalan baik.

“Jika Anda tidak melakukan dengan baik seperti yang Anda inginkan, Anda menjadi tegang dan mengatakan hal-hal di media dan berharap Anda tidak mengatakan itu,” kata mantan kapten United dan Inggris itu dikutip dari Evening Standard.

Menurut Robson, The Special One memulai pekerjaan bersama Setan Merah dengan bagus. “Jose Mourinho melakukan pekerjaan dengan baik ketika dia masuk. Kemudian hal-hal tidak terjadi di sekitar klub seperti yang dia inginkan. Dia mulai mengkritik klub dan para pemainnya dan Anda tidak bisa melakukannya,” ujarnya.

“Ketika Anda di klub besar seperti Manchester United, Anda tidak dapat mengkritik orang-orang ketika Anda berusaha mendapatkan yang terbaik. Di situlah dia jatuh di Manchester United – mengkritik pemain di media,” tandasnya. (Evening Standard/amr)