Panggil Sjamsul Nursalim dan Itjih, KPK Minta Bantuan CPIB Singapura

Jumat, 19 Juli 2019 09:49
Belum ada gambar

“Pemanggilan kedua ini juga kami umumkan sebagai bentuk pertanggungjawaban KPK pada publik sekaligus agar pihak-pihak lain atau tersangka dapat mengetahui melalui sarana komunikasi publik ini,” ucap Febri.Sjamsul dan Itjih diketahui tak pernah memenuhi panggilan KPK. Bahkan sejak kasus yang menjerat mereka masih dalam tahap penyelidikan. Padahal pemeriksaan maupun permintaan keterangan merupakan kesempatan atau ruang bagi Sjamsul dan Itjih untuk mengklarifikasi. Klarifikasi itu bisa saja untuk membantah keterlibatan mereka di kasus korupsi SKL BLBI yang ditaksir merugikan keuangan negara hingga Rp 4,58 triliun itu.“Jangan sampai nanti ada pihak-pihak tertentu yang mengatakan bahwa tersangka tidak diberikan kesempatan untuk menyampaikan pembelaan. Jika SJN dan ITN meyakini tidak melakukan korupsi sebagaimana yang diduga dalam perkara ini, maka KPK mengajak tersangka untuk menghadapi proses hukum secara terbuka,” ungkapnya.Pemanggilan pemeriksaan terhadap Sjamsul dan Itjih merupakan bentuk komitmen KPK untuk tetap melanjutkan penyidikan kasus dugaan korupsi SKL BLBI. Meskipun, Mahkamah Agung (MA) telah mengabulkan permohonan Kasasi yang diajukan Kepala BPPN Syafruddin Arsyad Temenggung. Dalam amar putusannya, MA melepaskan Syafruddin dari tuntutan hukum terkait SKL BLBI.

Giliran AS Hancurkan Pesawat Mata-mata IranMourinho Hebat, tapi Dia Abaikan Peribahasa “Mulutmu Harimaumu”Operasi Miras, Satpol PP Musnahkan Dua Ember Ballo

“Sampai hari ini, KPK belum menerima salinan Putusan Kasasi dengan terdakwa Syafruddin Arsyad Temenggung dari Mahkamah Agung,” tukas Febri.

Komentar