Calon Walikota Ini Siap Tanggung Uang Panaik dan Modal Usaha Usai Nikah

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Satu lagi figur yang siap meramaikan Pilwalkot Makassar 2020 mendatang. Kali ini yang ikut dalam kontestasi lima tahunan tersebut adalah seorang anak muda, Hamsul Hasan.

Hamsul yang saat ini bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Bagian Radiologi RS Labuang Baji, bahkan siap mundur dari profesinya sebagai Pamong Praja.

Pria yang juga menggeluti bisnis obat kesehatan itu tak khawatir dengan keputusannya tersebut. “Kalau masyarakat menghendaki, saya akan bertarung di Pilwalkot Makassar tahun depan. Saya siap mundur sebagai ASN jika aturannya seperti itu,” ujar Hamsul yang saat ini berusia 37 tahun.

Menariknya, Hamsul menawarkan sebuah program yang terbilang unik dan baru pertama kali dilontarkan seorang kandidat.

Pria asal Kabupaten Gowa itu menyatakan akan menanggung uang panaik sebesar Rp50 juta bagi warga. Tak tanggung-tanggung, uang panaik itu akan diberikan bagi semua warga yang kesulitan biaya nikah.

“Jika memang terpilih nantinya, maka program saya salah satunya adalah akan menanggung uang panaik bagi para jomblo sebesar Rp50 juta,” paparnya.

Menurut Hamsul, program uang panaik Rp50 juta itu dia siapkan lantaran tak mau melihat banyak pasangan yang silariang alias kawin lari gara-gara uang panaik. Juga banyak yang batal menikah karena tingginya uang panaik tersebut.

Selain itu, Hamsul yang pernah bekerja sebagai pengantar kue mengaku siap menggelontorkan modal usaha setelah menikah. Tujuannya supaya pasangan suami istri itu memiliki modal untuk menjalankan usaha, terutama bagi pasangan yang memang belum memiliki pekerjaan tetap.

“Jadi, selain uang panaik nantinya saya akan menyiapkan modal usaha setelah menikah bagi setiap pasangan. Anggarannya sudah saya pikirkan matang-matang. Yang jelas, program ini pasti saya realisasikan,” pungkas pengusaha property ini. (rls)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...