Mencegah Kejahatan dengan Cermat Maya

Sabtu, 20 Juli 2019 11:29
Belum ada gambar

Tahun 2015, saat warnet belum sepenuhnya dikalahkan oleh seluler, masih sering kita temui anak-anak bergerombol di warnet untuk bermain game. Sebutlah saat itu game-geme seperti; world of warcraft, call of duty, point blank, cross fire, war rock, counter strike, mortal combat, future cop, Armageddon, shelshock, raising force, atlantica, conflict vietnam, bully, grand theft auto, dan smack down adalah game game populer. Orang tua yang kurang paham perkembangan sosilogis dan psikologi anak,  karena banyak pula yang masih gagap teknologi, mereka menerima akibat buruknya, seperti pernah beberapa tahun lalu  seorang kakak membanting adiknya dan meninggal hanya karena meniru pukulan dan kuncian pada game dan video smack down (game dan video seri martial art ). Terjadi proses peniruan perilaku tokoh game dan video pada anak anak. Dunia maya ternyata telah memberikan dampak pada prilaku kekerasan  anak-anak.Hubungan dunia maya dan kejahatan? Pertama; Tidak bisa dipungkiri banyak keuntungan dengan berkembang pesat kemajuan teknologi komunikasi dan informasi serta dialog dunia maya. Pelan tapi pasti terjadi polarisasi model belanja dan perbelanjaan. Belanja konvensional mall pasar dan gerai sungguh pun masih berjalan, tapi mulai pula digerogoti oleh belanja sistem online.Kedua; kemajuan sistem transaksi uang terpolarisasi menjadi system virtual  transfer data non account.   Account  digantikan dengan transfer data ke Walet. Semua data terinkripsi. Contohnya adalah Bitcoin. Tehnologi pengembangan e-commerce technology model uang Virtual yang dikembangkan oleh Satoshi Nakatomo 2009. Dulu ke niscayaan, kini dia telah hadir nyata. Ada kesulitan kontrol terhadap sistem ini karena pemerintah BI dan PPATK tidak bisa melacaknya,  transaksinya pun bersifat digital. Kasus bitcoin awalnya pada kasus silk road pasar gelap narkoba dan kejahatan serius lainnya, dan pernah ditemukan sebagai modus dalam kasus terorisme di Mall alam sutera Tangerang.

Komentar