Mencegah Kejahatan dengan Cermat Maya

Sabtu, 20 Juli 2019 11:29
Belum ada gambar

Irjen Pol HamidinKapolda SulselKejahatan hari ini senantiasa telah begeser dan berubah  baik modus maupun target dan sasarannya. Sungguh pun kejahatan konvensional seperti jambret, copet, pencurian, penipuan, dan kejahatan konvensional lainnya masih sering terjadi, tetapi seiring berkembangnya teknologi, peradaban, budaya manusia, modus operandi dan alat peralatan, kejahatanpun telah bermetamorfosis. Kalau dahulu penipuan misalnya, harus dengan dimulai dengan komunikasi, verbal kontak  dan bujuk rayu, kini penipuan sudah jamak dilakukan hanya  dengan  menggunakan komunikasi online atau sosmed.  Dulu pencurian di  desa-desa di Jawa klasik dilakukan dengan cara menggangsir lantai rumah, kini pelaku mencuri data atau mencuri uang di dalam  account tanpa sepengetahuan empunya, juga tanpa   menyentuh uang riilnya. Kejahatan era ini tren menjadi model kejahatan yang tidak mengenal batas-batas negara dan batas yurisdiksi hukum. Kejahatan ini sering disebut kejahatan dunia maya. Dunia variatifSama seperti halnya proses terbentuknya komunitas, heterogenitas,  polarisasi penyerapan kultur budaya, penyebaran komunikasi kekinian yang biasa disebut dunia maya ternyata  cakupannya sangat luas. Bahkan cenderung tak terbendung. Dia telah tercipta menjadi ruang sosial global yang baru bagi manusia. Dia merubah cara bekerja, cara bermain, cara bersikap dalam hidup dan cara menjalani kehidupan. Dunia maya telah  tersebar diseantero layar dan media; Ada yang disebut micro block seperti twiter, plurk, pownce, twirxr dan plazes, dan lainnya. Dunia maya yang dimainkan dan diminati  oleh manusia di segala cluster umur dan status ekonomi.Tahun 2015, saat warnet belum sepenuhnya dikalahkan oleh seluler, masih sering kita temui anak-anak bergerombol di warnet untuk bermain game. Sebutlah saat itu game-geme seperti; world of warcraft, call of duty, point blank, cross fire, war rock, counter strike, mortal combat, future cop, Armageddon, shelshock, raising force, atlantica, conflict vietnam, bully, grand theft auto, dan smack down adalah game game populer. Orang tua yang kurang paham perkembangan sosilogis dan psikologi anak,  karena banyak pula yang masih gagap teknologi, mereka menerima akibat buruknya, seperti pernah beberapa tahun lalu  seorang kakak membanting adiknya dan meninggal hanya karena meniru pukulan dan kuncian pada game dan video smack down (game dan video seri martial art ). Terjadi proses peniruan perilaku tokoh game dan video pada anak anak. Dunia maya ternyata telah memberikan dampak pada prilaku kekerasan  anak-anak.Hubungan dunia maya dan kejahatan? Pertama; Tidak bisa dipungkiri banyak keuntungan dengan berkembang pesat kemajuan teknologi komunikasi dan informasi serta dialog dunia maya. Pelan tapi pasti terjadi polarisasi model belanja dan perbelanjaan. Belanja konvensional mall pasar dan gerai sungguh pun masih berjalan, tapi mulai pula digerogoti oleh belanja sistem online.Kedua; kemajuan sistem transaksi uang terpolarisasi menjadi system virtual  transfer data non account.   Account  digantikan dengan transfer data ke Walet. Semua data terinkripsi. Contohnya adalah Bitcoin. Tehnologi pengembangan e-commerce technology model uang Virtual yang dikembangkan oleh Satoshi Nakatomo 2009. Dulu ke niscayaan, kini dia telah hadir nyata. Ada kesulitan kontrol terhadap sistem ini karena pemerintah BI dan PPATK tidak bisa melacaknya,  transaksinya pun bersifat digital. Kasus bitcoin awalnya pada kasus silk road pasar gelap narkoba dan kejahatan serius lainnya, dan pernah ditemukan sebagai modus dalam kasus terorisme di Mall alam sutera Tangerang.Ketiga; kejahatan konvensional dengan menggunakan forum chating dan messenger dalam sosial media seperti mengaku pejabat, pengumuman pemenangan undian palsu sudah jamak terjadi.Keempat, Dark net dark net merupakan bagian khusus dari dark web. Web jenis ini tidak bisa terlacak oleh browser biasa, perlu alat khusus untuk membuka jaring ini. Alat tersebut dikenal dengan nama TOR yang merupakan singkatan dari The Onion Router. Browser ini memiliki halaman web tersembunyi dan halaman web dengan kepanjangan Onion atau “i2P”.  Perbandingannya bahwa Google hari ini memiliki 25 miliiar halaman, sementara deep web diperkirakan memiliki 900 miliyar halaman, disitu berbagai kejahatan bisa terjadi.Apa yang harus dilakukan?Perkembangan teknologi informasi dan telekomunikasi haruslah diikuti. Bila tidak? Kita akan ketinggalan satu langkah ke belakang. Teknologi ke depan akan senantiasa berkembang. Pengawasan dan pendampingan terhadap anak usia bermain bagi orang tua menjadi bagian yang sangat  penting agar tidak terjadi proses peniruan terhadap heroik fiktif. Pengawasan bisa dilakukan dengan sistem parenting kontrol.Ikut-ikutan atau coba-coba dalam transaksi non account atau cryptocurrency tidak disarankan kalau belum mengenal sistem tersebut, tetapi mempelajari secara cermat menjadi hal yang paling bijaksana.   Berselancar di Dark net atau dark web tidak disarankan selain virus akan menghancurkan software juga karena dark net selalu menyuguhkan informasi tentang hal-hal mengerikan seperti perdagangan senjata, narkoba, terorisme dan fhidofilia. Yang penting juga jangan membiasakan penyebaran hoaks dan ujaran kebencian yang biasa terdapat dalam halaman atau dalam group messenger dan chating. Intinya jangan sharing tanpa saring. Sebelum menjadi korban kejahatan dunia maya atau tertarik pada modus dunia maya yang simpel dan mudah sebaiknya cegahlah kejahatan dengan Cermat Maya. (*)

Komentar