Tak Bisa Diharap Sumbang PAD, Pemda Pinrang Kewalahan Kelola Objek Wisata

Sabtu, 20 Juli 2019 - 19:33 WIB
INT

FAJAR.CO.ID, PINRANG — Tak sedikit objek wisata yang memesona di Pinrang. Sayang, pemerintah setempat kewalahan mengelolanya untuk menggenjot pendapatan asli daerah (PAD).

Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Kabupaten Pinrang, Aswadi Haruna, mengakui, sejauh ini sektor pariwisata memang tak bisa diandalkan untuk menggenjot PAD. Sebab, hanya Waterboom Air Panas Sulili yang bisa diharap.

Itu pun tak seberapa. Tahun ini saja, PAD yang bisa diserap hanya ditarget sebanyak Rp250 juta dari waterboom tersebut. Ditambah lagi dengan dana DAK yang tak seberapa.

“Sekarang sudah 70 persen. Kita yakin bisa raih itu bahkan lebih. Dana DAK 2019 ini hanya Rp1,9 miliar,” kata Aswadi, kemarin.

Aswadi pun tak menampik, masih banyak objek wisata di Pinrang yang harus dibenahi. Masih butuh kerja keras untuk terus memperbaikinya.

Seperti objek wisata di Pantai Harapan Baru Ammani yang ada di Desa Taddang Pali’e, Kecamatan Mattiro Sompe, dan Pantai Dewata Wakkadi yang ada di Gusung Indah, Wakka, Tadang Palie, Kecamatan Cempa.

“Khusus di Pantai Dewata Wakkadi memang masih perlu dibangun pedestriannya serta lampu tamannya,” bebernya.

Pantai Harapan Baru Ammani, pun demikian. Sejauh ini, kata Aswadi, PAD belum bisa diharapkan di objek wisata ini. Sebab fasilitas yang ada belum tertata dengan baik. Sampah masih berserakan di sepanjang pantai. (sua)