Calon Ibu Kota Negara Diselimuti Kabut Asap

FAJAR.CO.ID, PALANGKARAYA– Kabut asap kembali menyelimuti Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, beberapa pekan terakhir. Penyebabnya tak lain yakni kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang terjadi secara beruntun sejak Juni hingga pertengahan Juli.

Kelurahan Bukit Tunggal, Kecamatan Jekan Raya menjadi lokasi terbanyak terjadinya kebakaran lahan. Luasnya bervariasi mulai dari setengah hektare (ha) hingga 5 ha. Kota Palangkaraya merupakan salah satu kota terkuat menjadi ibu kota baru Indonesia.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Palangkaraya telah merilis kejadian Karhutla sejak Maret lalu. Berdasarkan data yang telah direkap, pada Maret 2019 ada dua lokasi Karhutla yang sengaja dibakar, yakni di Kelurahan Danau Tahai dan Tanjung Pinang. Kemudian BPBD menemukan ada 23 Karhutla yang terjadi di Palangka Raya selama enam bulan terakhir terindikasi sengaja dibakar.

Diumumkan Akan Dijual, Agen Bale Sebut Zidane Memalukan

Video Detik-detik Pengawal Revolusi Iran Tangkap Kapal Tangker Berbendera Inggris

Pelatih Juventus Akui Suka Pogba

Dari puluhan kejadian itu, Polres Palangkaraya telah menangani sebanyak 21 lokasi Karhutla dan total ada 11 tempat kejadian perkara (TKP) terpaksa dilakukan penyegelan. Itu dilakukan guna proses penyelidikan lebih medalam.

Kapolres Palangkaraya AKBP Timbul R.K Siregar mengatakan, pihaknya masih menyelidi lebih lanjut kejadian tersebut. Karhutla yang paling banyak terjadi adalah di Kecamatan Jekan Raya sebanyak 15 titik api.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...