Pangdam: Jenderal M Jusuf Layak Jadi Pahlawan Nasional

Minggu, 21 Juli 2019 - 11:10 WIB
Jenderal M Jusuf saat masih aktif.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Jenderal TNI (Purn) Andi Muhammad Jusuf Amir atau lebih dikenal dengan nama Jenderal M Jusuf sudah selayaknya menjadi pahlawan nasional. Dia sosok pimpinan militer yang disukai oleh prajurit.

Orang Bugis yang menjadi serdadu KNIL. Memang ada segelintir orang Bugis yang menjadi kombatan, tapi kebanyakan pantang jadi serdadu. Revolusi kemerdekaanlah yang membuat M Jusuf jadi tentara, seperti halnya Wolter Mongisidi atau Emmy Saelan.

Kemudian sebagai Panglima ABRI, Jusuf yang rajin menyambangi bawahan menjadi populer di kalangan prajurit ABRI. Bahkan, ia kerap memberi kenaikan pangkat langsung di lapangan. Begitulah sosok lelaki kelahiran Kajuara, Bone, Sulawesi Selatan, 23 Juni 1928, silam.

Pangdam XIV Hasanuddin, Mayjen TNI Surawahadi, mengatakan, Jenderal M Jusuf sangat memenuhi persyaratan umum dan khusus untuk diberikan gelar kepahlawanan. “Saya pikir beliau sudah sangat layak dan memenuhi kriteria yang ditentukan. Beliau banyak memberikan gagasan besar untuk negeri ini. Luar biasa,” katanya, kepada FAJAR, kemarin.

Kata dia, pemberian gelar itu sesuai dengan kriteria UU No 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Ditegaskan dalam Pasal 4 ayat (1) UU No 20 Tahun 2009 tentang Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan. Gelar ini diberikan oleh Presiden melalui Keputusan Presiden.

Gelar pahlawan nasional mencakup juga semua jenis gelar yang pernah diberikan sebelumnya, yaitu Pahlawan Perintis Kemerdekaan, Pahlawan Kemerdekaan Nasional, Pahlawan Proklamator, Pahlawan Kebangkitan Nasional, Pahlawan Revolusi, dan Pahlawan Ampera.

Kontribusi paling ril oleh Jenderal M Jusuf sangat banyak di kalangan militer. “Kepemimpinan, kepedulian, kesejahteraan prajurit serta keluarganya. Beliau sangat lengkap,” jelas Jenderal berpangkat bintang dua itu. (gun)