Parpol Teriak-teriak Jatah Menteri, Pengamat: No Free Lunch

Minggu, 21 Juli 2019 21:59

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Parpol pendukung pasangan presiden terpilih Jokowi-Ma’ruf Amin terus bermanuver dalam mendapatkan kursi menteri. Sejumlah parpol ada yang terang-terangan mengenai jumlah. Parpol lainnya terkesan malu-malu tapi berharap.Dinamika ini akan terus berlangsung hingga Jokowi-Ma’ruf Amin dilantik secara resmi sebagai preiden-wakil presiden periode 2019-2024. Menurut Pengamat politik Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta, Andriadi Achmad, sikap dari parpol itu sangat disayangkan. Mereka seakan tidak menghargai hak prerogratif dalam memilih para menteri-menterinya.“Tidak perlu kaget parpol koalisi teriak-teriak dan bermanuver soal jatah menteri. No free lunch, tidak ada makan siang gratis,” ujar Andriadi Achmad kepada JawaPos.com, Minggu (21/7). Manuver tersebut seperti yang dilakukan PKB dengan meminta jatah 10 menteri. Belum lagi partai Nasdem, dan Golkar.Sebelum Jokowi mengumumkan sketsa atau bayang-bayang komposisi menterinya untuk periode 2019-2024, mantan wali kota Solo itu akan terus disodorkan nama-nama oleh parpol. Terutama parpol yang merasa berjasa mengantarkan mantan gubernur DKI Jakarta itu untuk periode kedua. Padahal menunjuk menteri itu adalah hak prerogratif presiden-wakil presiden. Yakni, Jokowi-Ma’ruf Amin.

Bagikan berita ini:
2
6
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar