Sulsel Bawa 13 Atlet Karate di Ajang Internasional

Minggu, 21 Juli 2019 - 00:59 WIB
Para atlet karate asal Sulsel saat hendak berangkat ke Surabaya untuk International Open Karate Championship 2019.

FAJARCO.ID, MAKASSAR – International Open Karate Championship 2019, bakal digelar 28-29 Juli di DBL Arena, Surabaya. Sulsel membawa 13 atlet tingkat SD hingga SMA.

Kepala Pelatih, Muhammad Aspar menuturkan, beberapa atlet Sulsel yang berangkat
banyak dari Makassar, Gowa dan satu dari Jeneponto.

Untuk tingkat SMP Muhammad Alvandi Ayyub dari SMPN 1 Gowa, Fahmi Fausi (SMPN 1 Makassar), Alviya Zahra (SMPN 8 Makassar), Muhammad Affandi Brata (SMPN 1 Bontonompo), Muhammad Gibran Zalqi R Jabbar (SMPN 2 Gowa), Rafaela Aristawidya (SMPN 6 Makassar) dan Alviyah Zahra (SMPN 8 Makassar).

Untuk tingkat SD ada Aldan Akeel Narendra (SD Pemda Makassar), Muhammad Adi
Purwadi (SD Pemda Makassar), Panca Yuliani (SD 48 Jenepinto), serta Alou Humaira
(SD Pemda Makassar) dan tingkat SMA, Putri Nurzakinah Ridwan (SMAN 11
Makassar), Muh Ragil Alfalqi (SMK Pelayaran Katangka). Offisial ada Wayan Sujati.

Lanjut Aspar, persiapan telah dilakukan sejak beberapa bulan lalu. “Laga kali ini akan
cukup berat karena ada beberapa atlet internasionl yang juga tak kalah hebat,”
katanya, Sabtu, 20 Juli.

Selain itu, untuk tingkat lokal mereka cukup waspada kepada para tim dari Surabaya
dan DKI Jakarta. Namun, hal ini tak mematahkan semangat mereka untuk meraih
gelar juara.

Apalagi ada beberapa atlet yang cukup diunggulkan yakni Rafaela, Panca Yuliani, dan
Affandi. Ia pun cukup senang karena dukungan pihak pemerintah untuk membantu
para atlet Sulsel selama berlaga. “Ini tidak akan di sia-sia kan, mereka ingin
membawa nama Sulsel di ajang Karate tingkat internasional. Khusus terima kasih
kami kepada Gubernur Sulsel, Nurdin Abdullah yang sudah membantu dan bapak Esra Silalahi, selaku Kepala Badan Perhubungan Daerah Sulsel yang mau memberikan
fasilitas pemberangkatan selama berada di Surabaya,” ujarnya.

Kegiatan ini digelar Federasi Olahraga Karate Indonesia (FORKI) Surabaya dan
mengundang beberapa negara seperti Malaysia dan Brunei Darussalam untuk turut
berkompetisi. Laga ini memperebutkan Piala Walikota Surabaya. (ind/taq)