Detik-detik Pelajar SMA Melahirkan dan Bunuh Bayinya dari Hubungan Gelap

Senin, 22 Juli 2019 14:03

FAJAR.CO.ID, KUNINGAN– Sepasang muda-mudi harus berurusan dengan aparat kepolisian dari Satuan Reserse Kriminal Polres Kuningan, Jawa Barat. Kedua pelajar SMA yang berumur 17 tahun itu ditahan karena menghilangkan nyawa bayi mereka sendiri.Bayi berjenis kelamin perempuan itu dibekap hingga meninggal dunia. Untuk menutupi aib dan menghilangkan jejak kejahatan, pelaku laki-laki yang merupakan warga Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan, itu sempat membawa bayi ke rumahnya dengan modus menemukan bayi di pinggir jalan. Dia mengira bayi itu masih hidup. Tujuannya agar bayi diurus orang tuanya. Tapi sampai di rumah, orang tuanya terkejut karena bayi itu sudah tak bernyawa.Kejadian memilukan tersebut terjadi pada Minggu dini hari (21/7) sekitar pukul 02.00 WIB. Bermula dari kabar menghebohkan adanya temuan bayi di pinggir jalan di Desa Gandasoli, Kecamatan Kramatmulya, Kabupaten Kuningan. Penemuan bayi itu dilaporkan pemerintah Desa Gandasoli kepada Kapolsek Kramatmulya Iptu Junaedi.Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti kapolsek dan tim penyidik dengan mendatangi lokasi dan disusul Inafis Polres Kuningan untuk melakukan olah TKP. “Sekitar pukul 02.00 saya dapat laporan, kemudian langsung ke lokasi bersama aparat desa dan juga orang yang pertama mengaku menemukan bayi malang tersebut. Namun saat olah TKP kami menemukan ada beberapa kejanggalan, dan menduga laporan temuan bayi tersebut hanyalah rekayasa,” kata Junaedi.Beberapa kejanggalan tersebut, kata Junaedi, adalah dari keterangan penemu bayi yang tak sesuai dengan kondisi di lokasi kejadian. Di antaranya adanya temuan bercak darah di motor penemu bayi (pelaku laki-laki), sedangkan di lokasi temuan bayi kondisinya bersih. Tidak ada bekas darah sedikit pun.

Komentar