Kolam Retensi Atasi Banjir di Depan Kantor Gubernur

Senin, 22 Juli 2019 - 13:46 WIB
Pembangunan Kolam Retensi di Kantor Gubernur Sulsel, minggu 21 Juli diharapkan dapat mengurangi genangan air pada musim hujan di area tersebut. Kolam diharapkan selesai sebelum musim penghujan tiba. TAWAKKAL/FAJAR

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Konstruksi kolam retensi (aquapond) di halaman kantor Gubernur Sulsel sudah hampir rampung. Beton pracetak sudah di pasang di aera lahan seluas 500 meter persegi.

Kepala Bidang Keciptakaryaan Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang Sulsel, Patiwiri mengatakan, proyek tersebut resmi dalam penguasaan PT Yamao Jepang. Mereka yang membangun, serta menyiapkan kontaktor pelaksana di lokasi proyek.

Kata dia, proyek ini memang menjadi hibah dari JICA Jepang. Fungsinya hampir sama dengan Waduk Pampang. Hanya saja teknologi yang digunakan, berbeda. Mereka membangun tanki dari susunan beton pracetak yang ditanam di dalam tanah.

“Saya tidka tahu pasti soal pelaksanaannya di lapangan. Yang jelas sudah hampir rampung. Bagian beton sudah terpasang rapi,” bebernya kepada FAJAR, Minggu, 21 Juli.

Pihaknya menarget pembangunannya rampung, Agustus mendatang. “Yang kerja sepenuhnya dari Jepang. Mereka yang menyiapkan timnya Kita tunggu saja laporan pengelesaiannya,” tambahnya.

Kepala Dinas Sumber Daya Air, Cipta Karya, dan Tata Ruang Sulsel, Andi Darmawan Bintang menambahkan, dikarenakan beton pracetak tertanam di dalam tanah, bagian atas tetap bisa dimanfaatkan. Tak berpengaruh terhadap pijakan.

Nantinya, ada pipa yang akan menyerap air di Jalan Urip Sumoharjo. Air akan tertampung di water tank. “Nantinya setelah aliran air ke kanal Pampang normal, isi tanki kemudian dikeluarkan untuk dibuang,” tuturnya. (ful/abg)