Korban Sistem Zonasi, Gadis Cantik Ini Jualan Kue

Senin, 22 Juli 2019 - 12:54 WIB

FAJAR.CO.ID, SUNGGUMINASA– Impian Putri Amelia Natsir masuk di SMAN 1 Gowa terpaksa gagal, karena tak lulus sistem zonasi. Kini dia bersama ibunya berjualan kue untuk mengisi kekosongannya.

Dia berjualan kue donat dan dadar yang dibuat sendiri dan memasarkannya di depan rumahnya, Desa Taeng, Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa.

“Sambil saya mencari informasi sekolah mana saja yang masih buka, lebih baik saya bantu ibu menjual kue di depan rumah,” katanya.

Kenang Hidayat Nahwi Rasul, Aswar Hasan: Banyak Gagasannya Menginspirasi

Kesepakatan Ditandatangani, RS Arifin Nu’mang Resmi Layani BPJS

CitraGarden Gowa Tawarkan Vintari Park untuk Keluarga Muda

Alumni SMP Negeri 1 Sungguminasa tersebut mengaku tidak mampu membiayai jika dirinya bersekolah di sekolah swasta. Ayahnya Muh Natsir (55) yang sebelumnya bekerja sebagai pekerja harian di PT. Pelindo kini sudah tidak memiliki pekerjaan tetap lagi. Selain membantu istrinya menjual kue, ia terpaksa mengumpulkan botol plastik minuman bekas untuk dijual.

Selama ini, yang membiayai Amelia bersekolah adalah kakaknya keduanya bernama Mutmainnah, yang bekerja sebagai penjual krim kosmetik. Serta kakak pertama Amelia bernama Sofiana bekerja sebagai Office Boy di pelabuhan. (ica)