Lama Tak Dikaruniai Bayi, 7 Bulan Setelah Melahirkan Membunuh Bayinya

0 Komentar

FAJAR.CO.ID–Bayi perempuan berusia 7 bulan dibunuh ibunya sendiri. Shalina Padmanabha (33) tega mengakhiri nyawa bayinya sendiri.

Ia mengalami masa-masa sulit untuk hamil selama beberapa tahun terakhir, hingga ia berhasil pada Februari 2016, dengan bantuan metode Pemupukan In-Vitro.

Beberapa bulan setelah dilahirkan, bayi malang itu menderita cedera kepala fatal, tulang rusuk patah, serta pendarahan di belakang mata.

Di pengadilan, Padmanabha berbohong. Ia tidak tahu apa yang menyebabkan cedera pada bayinya itu, seperti dilaporkan Metro.

Setelah penyelidikan dilakukan, luka lama dan baru ditemukan di tengkorak bayi. Dan dilaporkan bahwa luka-luka itu disebabkan oleh ibunya yang membenturkan kepalanya ke permukaan yang keras, atau ibunya memukulnya.

Ibu yang kejam itu diduga mengguncang bayinya dengan keras, meremas tulang rusuknya, serta menarik dan memelintir kaki kirinya.

Rupanya, bayi itu lahir prematur dengan masalah medis, dan dia menghabiskan empat setengah bulan pertamanya di rumah sakit. Dan luka-luka yang ditimbulkan oleh ibunya bertanggal sejauh tiga bulan, yang berarti dia telah dianiaya setelah dia keluar dari rumah sakit.

Sang ibu dihukum enam tahun penjara.

Sedih dengan kehilangan anaknya, sang ayah bersedih memikirkan saat-saat yang bisa dialami putrinya. “Saya tidak lagi bisa menyaksikan putri saya tumbuh dan pergi ke sekolah.”

Sulit dipercaya bahwa bayi yang telah diantisipasi dibunuh oleh ibunya sendiri. Kami tidak tahu apakah dia menderita secara mental (seperti depresi pascapersalinan, yang harus kita sadari), tetapi kejadian tragis ini bisa dihindari. (bs)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...