Sampah Plastik DKI Jakarta 1.000 Ton per Hari

Senin, 22 Juli 2019 - 10:33 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Volume sampah plastik di DKI Jakarta makin bertambah. Kini mencapai 1.000 ton per hari. Berdasar data Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, plastik sekali pakai (PSP) menjadi penyumbang cukup tinggi atas sampah plastik di Ibu Kota Jakarta.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Andoro Warih menyebut, volume sampah dari warga Jakarta mencapai 7.500 ton. Semua itu masuk ke TPST Bantargebang setiap harinya. 14 persen atau 1.000 ton di antaranya merupakan sampah plastik yang didominasi plastik sekali pakai.

“Jenis kantong belanja plastik saja, setiap harinya sebanyak 650-800 ribu lembar yang masuk ke TPST Bantargebang,” katanya,” ujar Andono di Jakarta, Minggu (21/7).

Andono menilai gerakan perubahan gaya hidup warga untuk menggurangi penggunaan plastik sekali pakai menjadi strategi yang efektif dalam pengurangan sampah plastik. Saat ini telah banyak tersedia alternatif produk di pasaran yang lebih ramah lingkungan. Semua itu dapat menjadi pengganti plastik sekali pakai.

“Tas lipat dan keranjang belanja sebagai ganti kantong plastik, kotak makan sebagai ganti styrofoam, tumbler sebagai ganti membeli air kemasan plastik, dan sedotan bambu atau stainless steel sebagai ganti sedotan plastik, saat ini sudah marak dijual,” tambahnya.

Kini, Pemprov DKI saat ini tengah menyusun regulasi terkait pengurangan sampah plastik. Peraturan ini ditujukan untuk mendorong perubahan perilaku masyarakat menjadi lebih ramah lingkungan.

Mahasiswa KKN Unhas Buat Lomba Kebersihan di Mabbiring, Pagar Harus Merah Putih

Liverpool Keok Lagi, Klopp Tak Mau Salahkan Siapapun

KPAI: Rumah dan Sekolah Tidak Memberikan Rasa Aman Anak

Di dalam regulasi itu bakal dimuat ketentuan sanksi bagi warga yang menggunakan plastik sekali pakai yang orang yang menghasilkan sampah plastik. “Instrumen hukum kami tempatkan sebagai alat perubahan adab dan budaya masyarakat, social engineering,” tutur Andono.

Lebih lanjut Andono menjelaskan, kesadaran warga Jakarta untuk bersama mengatasi permasalahan sampah plastik juga terlihat dalam Pawai Bebas Plastik pada di lokasi car free day sepanjang Jalan Sudirman – MH Thamrin, Minggu (21/7). Ratusan orang dari berbagai organisasi dan komunitas ikut serta dalam pawai ini.

Pesan yang dikampanyekan yakni produsen dan pelaku usaha agar bertanggung jawab atas sampah yang dihasilkannya. Mereka perlu berinovasi dalam merancang kemasan yang lebih mudah didaur ulang dan membangun sistem pengiriman produk yang tidak mengandalkan pengunaan plastik sekali pakai. (jp)