Setuju Amnesty Baiq Nuril, Senayan Desak Kasus Pelecehannya Diusut

Senin, 22 Juli 2019 13:19
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengajukan surat pertimbangan pengajuan amnesti, dari terpidana kasus UU Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), Baiq Nuril ke DPR. Dari ketua parlemen surat itu nanti akan dibahas oleh Komisi III DPR.Wakil Ketua Komisi III DPR, Herman Hery mengatakan, pihaknya bakal menggelar rapat pada Selasa (23/7) besok. Hal itu dilakukan untuk meminta pandangan dari fraksi-fraksi di DPR apakah menyetujui adanya amnesti Presiden Jokowi ini.‎”Harapannya, seluruh fraksi bisa memberikan sikap pada rapat pleno besok. Agar sikap dari Komisi III bisa segera dibawa ke sidang paripurna penutupan masa sidang ini pada hari Kamis 25 Juli 2019,” ujar Herman, Senin (22/7).Menurut Herman, Komisi III DPR sengaja mempercepat rapat tersebut, mengingat berakhirnya masa sidang DPR pada periode ini. Sehingga bisa nantinya Komisi III DPR memberikan rekomendasinya ke Presiden Jokowi.‎Sementara terkait sikap dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Herman menegaskan, sejak awal ‎partai yang diketuai oleh Megawati Soekarnoputri ini memberikan perhatian khusus terkait kasus Baiq Nuril.PDIP juga memberikan apresiasi kepada sikap cepat Presiden Jokowi dalam mengambil keputusan terkait permohonan Amnesti oleh Baiq Nuril.“Kami dari Fraksi PDIP pada prinsipnya mendukung pemberian Amnesti kepada Baiq Nuril dalam rangka memberikan jaminan dan penghormatan terhadap hak asasi manusia,” katanya.

Komentar


VIDEO TERKINI