Ada yang Berniat Tangkap Novel Bamukim?

Selasa, 23 Juli 2019 - 07:57 WIB

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Jubir Persaudaraan Alumni atau PA 212, Habib Novel Bamukmin mengaku mendapat kabar dirinya hendak ditangkap.

Hal ini, menurut petinggi Front Pembela Islam (FPI) tersebut, merupakan buntut sikapnya yang tidak berubah pascapilpres 2019. Dia juga mengaku hubungannya dengan BPN Prabowo – Sandi sudah retak.

Puncaknya, kata Novel, dirinya langsung dipecat dari posisi tim advokasi BPN Prabowo – Sandiaga.

“Bahkan saya dikabarkan akan ditangkap, cuma saya enggak tahu ditangkap atas permintaan kubu 01 atau 02,” ujar Novel Bamukmin, Senin (22/7).

Tak Akur Koalisi Adil Makmur, PA 212 Mau Buat Partai?

Pelembagaan Layanan Perlindungan Anak

Usai Bertemu Jokowi, Hary Tanoesoedibjo Pastikan Ambil Bagian di Pemerintahan

Dia mengakui, saat ini ada ketidakharmonisan antara kubu PA 212 dengan pendukung Prabowo Subianto.

Menurut Novel, ketidakharmonisan muncul setelah Prabowo melakukan pertemuan dengan Presiden Jokowi di Stasiun MRT Lebak Bulus beberapa waktu lalu.

“Suhu politik antara kubu 01 dan 02 memang sudah mereda. Namun justru terjadi kegaduhan di kubu 02 sendiri baik antarpartai yang pernah bersama di Koalisi Adil Makmur, juga di Partai Gerindra dan antara 212 dengan BPN,” kata Habib Novel Bamukmin. (jpnn)