Anak Alami Batuk, Hilangkan Lendir dengan ASI

Selasa, 23 Juli 2019 - 08:43 WIB
Diperagakan Model

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR–Batuk pada bayi kadang membuatnya sulit bernapas. Menghilangkannya bisa dengan beberapa cara.

Spesialis Anak, Rumah Sakit Siloam, Dr dr Bob Wahyudin SpA(K) menyarankan beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menghilangkan lendir.
Ketika anak batuk dengan usia kurang dari enam bulan, kata Bob sebaiknya dengan intens memberikan ASI. Cara ini membantu mengencerkan lendir pada tenggorokan anak.

“Berikan sedikit demi sedikit. Ketika menyusui atau pun setelah menyusui, jangan membaringkan anak,”bebernya. Kemudian, lanjutnya, hangatkan tubuh bayi dengan minyak telon. Ketika hangat, maka lendir akan keluar dengan sendirinya dengan ditelan oleh bayi.

Adapun pada anak di atas enam bulan berikan makanan sup. Caranya sama, yakni sedikit demi sedikit. Lalu, berikan anak air putih hangat. Air hangat meredakan tenggorokan anak yang gatal serta mengencerkan lendir. Mandikan anak dengan air hangat agar melancarkan saluran napasnya. Rendam sekitar 10 menit dan biarkan anak juga menghirup uapnya.

Bagi anak yang sudah berusia 1 tahun, bisa memberikannya air hangat dicampur dengan madu atau lemon. Ketika tidur, usahakan posisi kepala anak agak tinggi. Namun, segera bawa anak ke dokter ketika terlihat begitu sulit bernapas dan demam yang menjadi parah serta merasa lemas dan tidak ingin disusui.

Spesialis Anak, Rumah Sakit Wahidin Sudirohusodo, dr Eka Yusuf Inra MKes SpA mengatakan, ketika napas bayi terengah-engah serta sangat rewel, maka bisa saja pernapasannya terganggu akibat lendir yang mengganggu.

Mengatasinya bisa dengan cairan fisiologis atau cairan HCL dalam bentuk uap yang akan dihirup oleh bayi. Ketika dihirup, maka lendir bayi akan mencair sehingga bisa tertelan dan keluar melalui feses.

Fungsi uap tersebut juga membersihkan silia atau bulu-bulu halus yang ada dihidung dari bakteri yang menempel. Bila baru pertama kali baiknya ditangani lebih dahulu oleh petugas kesehatan. Bila sudah terlatih, maka bisa dilakukan langsung oleh orang tua.

Untuk posisi tidur ketika pernapasan cukup terganggu orang tua baiknya menidurkan anak dengan posisi miring. Namun, ketika anak sudah menjadi sangat rewel dan napasnya terengah-engah, segera bawa ke dokter. (*)

Loading...