Bercinta 4 Kali, Guru Cantik Ini Salahkan Siswa karena Terobsesi padanya dan Agresif

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, ARIZONA—Ingat kasus guru yang melakukan hubungan seksual dengan siswanya sambil ditonton siswa lain? Pengacara guru bernama Brittany Zamora itu, Belen Olmedo Guerra mengatakan, hubungan terlarang ini berawal dari siswa berusia 13 tahun itu sendiri.

Sang guru yang dipenjara 20 tahun karena berhubungan seks dengan siswa berusia 13 tahun itu lewat pengacaranya menyalahkan bocah itu. Menurutnya, siswa itu ‘terobsesi’ dan ‘sangat agresif’. Pengacaranya mengatakan itu dalam sebuah pernyataan.

Guerra menyebut bahwa perilaku bocah lelaki itu mungkin merupakan penyebab kesalahan hukuman pelecehan seksual Zamora awal bulan ini di Arizona. Setelah kesimpulan persidangan, Guerra dengan mengejutkan menolak mengakui kesalahan kliennya.

Ia berkata: “Saya telah mewakili Brittany Zamora selama hampir 16 bulan dan saya dapat memberi tahu Anda bahwa dia bukan monster. Brittany bukan predator dan ini bukan antara anak kecil dan Brittany. Ini adalah seorang remaja. Dia (Brittany) tidak berbahaya bagi masyarakat.”

Guerra melanjutkan dengan mengatakan bahwa Timothy Dickey, kepala sekolah di Las Brisas Academy, di mana Zamora, 28, mengajar kelas enam, menolak untuk mengeluarkan anak itu dari kelas Zamora.

“Zamora memohon ke Kepala Sekolah Dickey untuk memindahkannya karena remaja itu memiliki masalah batas dan terobsesi dengan Brittany. Saya tidak mengada-ada. Saya mengetahui hal itu dari Kepala Sekolah Dickey,” kata pengacaranya.

Guerra melanjutkan dengan mengatakan bahwa bocah itu memiliki ‘banyak, banyak masalah perilaku’ dan ‘sangat agresif.’ “Dia bahkan sangat gigih bertanya kepada Britannia tentang tanda lahir, tahi lalat, atau apa pun yang bisa menjadi informasi yang bisa diidentifikasi. Ini sebelum pihak berwenang dihubungi,” katanya.

Pernyataan Guerra sama sekali tidak terduga karena beberapa saat sebelumnya, Zamora tampaknya mengakui bertanggung jawab penuh atas kejahatan yang ia lakukan. Dia mengaku bersalah atas beberapa tuduhan terkait hubungan seksualnya dengan bocah itu dan sebelum dia menerima hukuman 20 tahun, ia mengatakan: “Saya malu atas tindakan saya dan benar-benar menyesal dan menyesali apa yang terjadi.”

Zamora ditangkap pada Maret 2018 setelah orang tua bocah itu mengetahui hubungan seksualnya dengan putra mereka. Setidaknya terjadi empat pertemuan seksual keduanya. Termasuk terjadi di sekolah. Orang tua anak laki-laki itu mengetahui tentang pelecehan seksual ini setelah mereka memasang aplikasi pemantauan di telepon putra mereka. Aplikasi menandai kata ‘baby,’ yang telah digunakan terus-menerus dalam obrolan antara Zamora dan bocah itu.

Orang tua kemudian menanyai putra mereka, yang mengakui bahwa dia berhubungan seks dengan gurunya. Para penyelidik mengatakan Zamora terlibat dalam aksi seks dengan bocah lelaki itu di rumah kakek-neneknya, di mobilnya, dan bahkan di ruang kelas.

Zamora juga saling menggoda secara eksplisit dengan bocah itu di Instagram. Guru itu pernah menulis: “Jika saya bisa berhenti dari pekerjaan saya dan meniduri Anda sepanjang hari, saya akan melakukannya.”

Setelah orangtua bocah itu mengetahui pelecehan itu, Zamora dan suaminya, Daniel, berbicara dengan mereka di telepon untuk mencoba ‘menyelesaikan’ masalah  ini. Ayah remaja itu mengatakan putranya telah ‘terluka secara mental’ oleh penyalahgunaan sang guru. (Metro/amr)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...