Evaluasi Pemilu 2019, Bawaslu Keluhkan Lemahnya Sanksi APK

Selasa, 23 Juli 2019 - 16:12 WIB
IST

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Makassar mengeluhkan tak terbitnya peserta pemilu terkait pemasangan alat peraga kampanye (APK) saat Pemilu 2019. Bukan hanya itu, lemahnya sanksi kepada peserta pemilu menjadi pemicunya.

Ketua Bawaslu Kota Makassar, Nursari, menyebutkan, dalam PKPU sanksinya untuk penertiban alat peraga kampanye (APK) memang tidak tegas.

“Sanksi paling tinggi hanya penurunan APK,” ujarnya saat Rapat Evaluasi Fasilitasi Kampanye pada Pemilu 2019 tingkat Kota Makassar, di Red Corner, Selasa, 23 Juli 2019.

Bawaslu juga tak serta merta menurunkan APK peserta pemilu, mesti berkoordinasi dengan pemerintah Kota Makassar.

“Ini dilihat Bawaslu RI bahwa ada celah hukumnya, maka dikeluarkan edaran sanksi penertiban. Sehingga, Bawaslu punya kewenangan tetapi setelah diperingati tiga kali, maka Bawaslu sudah bisa menertibkan,” tuturnya.

Itu pun, kata Nursari, belum efektif karena baru saja ditertibkan, APK peserta Pemilu kembali terpasang. “Dilepas sore, saat subuh dipasang lagi. Ini perlu dukungan bersama,” ungkapnya.

Komisioner KPU Kota Makassar, Endang Sari mengatakan, evaluasi fasilitasi kampanye Pemilu 2019 itu sesuai dengan arahan KPU RI. (ham)