Komposisi 55-45, Hidayat Nur Wahid: Amien Rais Ingin PAN Tetap Oposisi

Selasa, 23 Juli 2019 13:45

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais menyebut adanya syarat rekonsiliasi antara Joko Widodo (Jokowi) dengan Prabowo Subianto.‎ Misalnya adalah pembagian jatah kursi kabinet dengan komposisi 55-45.Menanggapi hal tersebut, ‎Wakil Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Hidayat Nurwahid (HNW) mengatakan, dirinya tidak sepakat dengan adanya model rekonsiliasi dengan bagi-bagi kursi di kebinet Jokowi-Ma’ruf Amin.“Bagi PKS rekonsiliasi jangan diartikan sebagai re-kursiasi, jangan diartikan bagi-bagi kekuasaan. Jadi rekonsiliasi bukan re-kursi-asi,” ujar HNW di Gedung DPR, Selasa (22/7).HNW juga berpesan kepada Presiden terpilih Jokowi supaya kursi kabinet untuk partai-partai yang mendukungnya saja. PKS memahami pasangan Prabowo-Sandiaga Uno tidak menang. Sehingga seharunya kursi kabinet untuk para partai pendukung Jokowi-Ma’ruf.“Sekarang saja dari 01 sudah banyak yang mengajukan nama. Sudahlah Pak Jokowi berikan itu kepada rekan-rekan 01. Kami wajar dan sadar berada di luar pemerintahan,” katanya.Lebih lanjut HNW juga mengungkapkan, pernyataan Amien Rais bukanlah tanpa alasan. Karena Hidayat tahu permintaan Amien Rias sulit untuk direalisasikan. Sehingga ia menginginkan supaya partai-partai pendukung Prabowo-Sandi bisa tetap menjadi oposisi. Termasuk juga dengan PAN.“Pak Amien sangat tahu bahwa hal itu tidak bisa dipenuhi. Dan sikap dasarnya adalah untuk wanti-wanti kepada PAN untuk enggak masuk ke dalam kabinet agar di oposisi,” ungkapnya.

Bagikan berita ini:
3
8
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar