Mau Cium Hajar Aswad, Jemaah Haji Luka-luka

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MEKAH — Sejumlah jemaah haji Indonesia mengalami luka-luka saat melakukan tawaf. Menurut Kepala Daerah Kerja Mekah, Subhan Cholid, jemaah yang terluka karena berusaha mencium hajar aswad.

“Kami mengimbau jemaah untuk tidak memaksakan diri mencium hajar aswad. Saat melaksanakan ibadah, perhatikan juga keamanan diri. Ukur kemampuan fisik, jangan sampai karena ingin mengejar sunahnya, malah menjadi mudharat,” kata Subhan dalam pernyataan resminya, Senin (22/7) WAS.

Subhan menyampaikan, berdasarkan laporan Sektor Khusus Masjidilharam, ada dua jemaah yang terluka akibat berusaha mencium hajar aswad.

Keduanya diketahui berjenis kelamin pria, masing-masing berasal dari embarkasi Banjarmasin (BDJ) dan embarkasi Solo (SOC). Kedua pria berusia 60 dan 71 tahun tersebut ditemukan terluka dan sesak nafas akibat terinjak jemaah-jemaah lain saat mencoba mencium hajar aswad usai melaksanakan tawaf.

Kisah Cinta Nelayan Asal Padang Nikahi Bule Cantik dari Prancis

Delegasi ENJ UNM Bantu Warga Pulau Gusung Lewat Pemeriksaan Kesehatan Gratis

Komposisi 55-45, Hidayat Nur Wahid: Amien Rais Ingin PAN Tetap Oposisi

“Alhamdulillah keduanya telah memperoleh pengobatan dari tim P3JH yang berada di lapangan, dan telah kembali ke penginapan masing-masing. Namun, kami berharap, hal seperti ini tidak terulang atau dialami jemaah lainnya,” tuturnya.

Dia kembali meminta jemaah untuk mengukur kemampuan fisiknya. Saat ini kondisi Masjidil Haram mulai padat. Jemaah pun diimbau untuk tetap berhati-hati.

Sementara, tim Pertolongan Pertama Pada Jemaah Haji (P3JH) Pradipta Suarsyaf yang melakukan penanganan medis terhadap dua jemaah tersebut menyampaikan, selain terinjak jemaah lain yang mengakibatkan sesak nafas, keduanya juga mengalami kulit terkelupas.

“Ini disebabkan kulit kering akibat terpapar sinar matahari, dan kurangnya cairan pada tubuh,” jelasnya. (jpnn)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...