Sekam Padi Ternyata Berfungsi Sebagai Glidan Paracetamol

FAJAR.CO.ID,MAKASSAR—Sekampadi merupakan salah satu sumber penghasil silika terbesar sebanyak 90-98 persen berat kering setelah dilakukan pembakaran sempurna yang akan menghasilkan abu silika yang dapat dimanfaatkan untuk proses kimia. Alumnus Sekolah Tinggi Ilmu Farmasi Makassar, Nur Fauziah Kasim membuat penelitian terkait Isolasi silika dari sekam padi sebagai glidan pada tablet paracetamol. Satu bahan tambahan yang sering digunakan dalam pembuatan tablet adalah silikon dioksida. Silikon dioksida dapat digunakan pada kosmetik, produk makanan, dan obat-obatan sebagai adsorben atau glidan. Silikon dioksida sebagai glidan dalam sediaan tablet dapat meningkatkan kemampuan mengalir serta dapat meminimalkan berkurangnya bobot tablet dan kecenderungan granul yang terpisah dari vibrasi yang berlebihan. Dalam penelitian ini, sekampadi kering sebanyak 550 gram dibersihkan dan dicuci dengan air mengalir untuk memisahkan kotoran yang terdapat dalam sekampadi. Selanjutnya dikeringkan hingga diperoleh berat konstan sebanyak 219,95 gram dan selanjutnya dibuat menjadi arang, diperoleh berat arang 95,62 gram. Dari hasil penelitian abu sekam yang diperoleh dari hasil pembakaran suhu 700 derajat celsius selama enpat jam yaitu berwarna abu-abu dengan berat abu sebanyak sebanyak 44,20 gram. Dari warna yang terbentuk menunjukkan bahwa sekam padi telah terbakar sempurna. Selanjutnya abu yang diperoleh kemudian diekstraksi. Sebelum dilakukan formulasi tablet, terlebih dahulu dilakukan uji senyawa kimia dalam hasil ekstraksi abu sekamuntuk mengetahui adanya kandungan silika dalam sekampadi. Pada penelitian dibuat tiga formula dengan metode granulasi basah dengan variasi konsentrasi glidan yaitu 0,3 persen, 0,6 persen dan 0,9 persen. Evaluasi tablet meliput uji keseragaman bobot, uji kerapuhan, uji kekerasan dan uji waktu hancur. “Hasil yang diperoleh menunjukkan formula 2 dan 3 memenuhi persyaratan sedangkan formula 1 tidak memenuhi persataratan karakteristik tablet. “ ujarnya. (Ind)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad

Comment

Loading...