Turunkan Harga Tiket, Pajak Impor Suku Cadang Pesawat Bakal Dihapus

FAJAR.CO.ID, JAKARTA-- Pemerintah merencanakan membebaskan bea masuk PPN dan PPh impor atas suku cadang pesawat dan berbagai peralatan pemeliharaan pesawat yang masuk ke Indonesia. Kebijakan itu digagas pemerintah sebagai komitmen mengurangi beban maskapai penerbangan, agar bisa memberikan tarif tiket yang lebih terjangkau untuk pengguna.

Adapun insentif fiskal tersebut telah masuk ke dalam proyeksi jangka menengah dan panjang yang lagi dibahas oleh pemerintah. Tujuannya, untuk mengurangi beban biaya pengeluaran pemeliharaan maskapai dari pajak sebesar 15-30 persen yang saat ini ditetapkan oleh pemerintah.

Informasi dari pihak maskapai, saat ini baru terdapat 20 pos tarif yang telah ditetapkan sebesar 0 persen. Sisanya, kata dia, masih rata-rata sebesar 15-30 persen. “Mereka mengusulkan bagaimana kalau ini juga diusulkan bea masuknya menjadi 0 persen,” tuturnya.

Susi, sapaan akrabnya, akan berkoodinasi dengan Kementerian Keuangan untuk membahas lebih lanjut ihwal insentif fiskal pembebasan bea masuk PPN dan PPh impor untuk cadang tersebut. Dia bilang, penghilangan pajak itu meringankan pihak maskapai sampai dengan 8 persen dari total biaya pemeliharaan.

“Tapi kita masih hitung kembali dengan Kementerian Keuangan. Ini hanya salah satu contoh dalam jangka menengah dan panjang usulan insentif fiskal,” tuturnya.

Jokowi Target 3 Bulan, Polri Libatkan Densus 88 Usut Kasus Novel Baswedan

AC Milan Bayar Rp624 Miliar Plus Bonus untuk Correa

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : hamsah


Comment

Loading...