Ujian Jalur Mandiri UNM Diperketat, Pimpinan Turut Ambil Bagian


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Universitas Negeri Makassar (UNM) menggelar tes Jalur Mandiri. Berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu, 23-24 Juli 2019.Proses tes ini dijaga sangat ketat, mulai dari membuat soal hingga pengawas ujian. Semua berjalan dibawa kontrol para pimpinan universitas hingga fakultas.”Saya mengimbau civitas akademika, bagi yang tidak berkepentingan untuk tidak masuk di area pembuatan soal di ICT center. Kami menghindari adanya kecurangan, dan ini murni kelulusan dari hasil tes peserta bukan karena keluarga pimpinan,” tegas Rektor UNM, Prof Husain Syam.Ia juga menjelaskan, ada 19 pendaftar jalur hafiz dan 173 peserta jalur prestasi akademik yang akan mengikuti tes praktik pada Rabu (24/7/2019) besok. Jumlah pendaftar mencapai 6.046 peserta.”Jika memenuhi kualifikasi, mereka diterima tanpa tes TPA. Kalau pemberian beasiswa belum kami terapkan, nanti jika mereka telah berproses di jurusan masing-masing,” ungkapnya.Dari 6.046 peserta, hanya 30 persen yang akan diterima. Jumlah tersebut masih akan bertambah jika kuota SBMPTN tidak terpenuhi.”Kalau peserta yang dinyatakan lolos SBMPTN hanya sebagian yang mendaftar ulang, kuota dialihkan ke Jalur Mandiri. Ini tentu tidak menyalahi aturan,” tambahnya, saat konferensi pers di Rumah Makan Ujungpandang.Lebih lanjut, biasanya, ada sekira 10 sampai 15 persen yang tidak terisi di SBMPTN dan kuotanya dialihkan ke Jalur Mandiri. Begitu pun jalur SNMPTN kemarin, calon mahasiswa baru (camaba) yang tidak mendaftar ulang, kuotanya dialihkan ke SBMPTN. (aas)

Komentar

Loading...