Makassar Garap Pulau untuk Wisata Halal

Rabu, 24 Juli 2019 09:35

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –– Potensi alam di Kota Makassar masih cukup banyak. Hanya saja, belum dikelola dengan baik. Salah satunya di Kepulauan Spermonde. Di antaranya, Pulau Samalona, Lae-Lae, Kodingareng Keke, Barrang Caddi, Barrang Lompo, Langkai, Kapoposang, Lanjukkang, Lumu-Lumu, Khayangan, hingga Kodingareng Lompo. Di wilayah ini bisa dijadikan destinasi wisata halal.Pj Wali Kota Makassar, M Iqbal Suaeb mengatakan, potensi alam di daerah kepulauan bisa menjadi percontohan. Karena itu, persamaan persepsi terlebih dahulu perlu dibangun agar konsepnya jelas. “Setelah itu, baru dilahirkan regulasinya,” katanya di sela-sela kegiatan Focus Grup Discussion (FGD) pengembangan wisata halal di Hotel Aston Makassar, Selasa, 23 Juli.Saat ini, katanya, beberapa hotel sudah memberikan pelayanan wisata halal. Misalnya, penyediaan makan dan minum, dengan mengantongi sertifikat halal. “Diharapkan semua hotel mengikuti, karena hal ini tidak mengurangai okupansi. Justru sebaliknya,” ujarnya. Diakuinya, ada banyak hal yang perlu dikoneksikan untuk mewujudkan destinasi wisata halal.

Dermaga Pulau lae-lae tempat menaikan dan menurunkan penumpang, Minggu 14 Juli. TAWAKKAL/FAJAR
Tidak terkecuali Rumah Potong Hewan (RPH). Ia sadar, RPH di bawah PD RPH harus dikembalikan ke Pemkot Makassar. “Karena sumber anggaran untuk membangun RPH modern di bawah Pemkot Makassar, banyak. Bisa bersumber dari APBD, APBN, dan sumber dana lainnya,” imbuhnya. “Pariwisata penyumbang devisa terbesar, mengalahkan minyak. Jadi perlu keseriusan,” kuncinya.

Bagikan berita ini:
7
8
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar