Palestina, Kota Suci dan Penting Bagi Tiga Agama Langit

Rabu, 24 Juli 2019 10:22

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pertanyaan yang cukup menarik adalah sepenting apakah posisi Masjid al-Aqsa di mata orang-orang Zionis sehingga mereka begitu terobsesi mencaplok situs tersebut? Mitos Kuil Sulaiman (Temple of Solomon) adalah jawabannya.Selama ini, orang-orang Yahudi, terutama kalangan Zionis, meyakini bahwa Raja Solomon (Nabi Sulaiman dalam Islam —Red) pernah membangun haikal atau kuil pertama Yahudi kuno di Yerusalem. Mereka mengklaim kuil tersebut berada di lokasi Haram asy-Syarif sekarang—yang oleh orang-orang Barat disebut sebagai Temple Mount.Atas dasar asumsi itulah, kaum Zionis meluncurkan beberapa proyek arkeologi di sekitar kompleks Baitul Maqdis untuk menemukan keberadaan Kuil Sulaiman. Pada 1970, pemerintah Israel memulai penggalian secara intensif di sisi selatan dan barat luar tembok Masjid al-Aqsa.Orang-orang Palestina menduga kuat penggalian terowongan di bawah Masjid al-Aqsa itu hanya bertujuan untuk melemahkan fondasi tempat suci umat Islam tersebut. Namun, tuduhan itu ditampik oleh Israel.“Kami tidak mencoba meruntuhkan al-Aqsa. Karena ekskavasi yang kami lakukan berjarak 70 meter arah selatan dari masjid itu,” kata arkeolog Israel Finkelstein dalam artikel “In the Eye of Jerusalem’s Archaeological Storm” yang diterbitkan the Jewish Daily Forward pada Mei 2011.Selanjutnya, Departemen Arkeologi Kementerian Agama Israel kembali menggali terowongan di dekat bagian barat Masjid al-Aqsa pada 1984. Utusan khusus UNESCO di Yerusalem, Oleg Grabar melaporkan, struktur dan bangunan di kompleks Haram asy-Syarif semakin memburuk kondisinya lantaran menjadi rebutan antara Israel, Palestina, dan Yordania.

Komentar


VIDEO TERKINI