Preview Juventus vs Inter Milan: Panas karena Conte

0 Komentar

Antonio Conte (kiri) memimpin latihan Inter Milan/Inter.it

FAJAR.CO.ID, NANJING—Derby d’Italia akan tersaji di Nanjing Olympic Sports Centre, Nanjing, malam nanti. Juventus yang merajai Serie A delapan musim terakhir akan ditantang musuh bebuyutannya, Inter Milan.

MESKI bertajuk pramusim, laga di Internasional Champions Cup (ICC) 2019 ini dijamin akan menjadi duel menarik. Selain karena rivalitas panjang kedua klub, kehadiran Antonio Conte di pihak Inter juga akan menjadi detonator yang bisa memicu bara panas.

Bukan tanpa sebab. Conte adalah sosok dengan DNA Juventus di dalam tubuhnya. Selain pernah bermain untuk Bianconeri selama bertahun-tahun, ia juga sempat melatih klub Kota Turin itu pasca gantung sepatu.

Sebagai pemain, Conte bukan sosok biasa dalam skuat Si Nyonya Tua. Selama satu dekade di Turin, ia bertahun-tahun menyandang ban kapten dan memimpin Juventus meraih 13 gelar, termasuk lima scudetto serta satu trofi Liga Champions.

Sukses sebagai penggawa Juventus disempurnakan pria kelahiran Lecce, 31 Juli 1969 itu ketika ia didapuk menjadi allenatore. Selama periode 2011-2014, ia mempersembahkan tiga scudetto plus satu gelar Supercoppa Italiana.

Tidak mengherankan ketika ia kemudian memutuskan menerima pinangan sebagai pelatih Inter Milan, Juni lalu, reaksi keras ditunjukkan fans Juventus. Conte yang sempat melatih timnas Italia dan Chelsea dituding pengkhianat.

Jadi, tidak terlalu berlebihan kalau Juve versus Inter malam nanti menjadi pertandingan (kontes) Conte. Dan dengan kekalahan dari Manchester United di laga perdana, skuat Nerazzurri, julukan Inter siap membantu Conte untuk menyakiti mantan klubnya.

“Melawan Juventus di Nanjing, kami akan berusaha bangkit kembali. Saya yakin itu akan menjadi pertandingan yang hebat, kami baru saja memulai langkah awal tetapi kami akan siap untuk mencapai hasil terbaik,” kata gelandang Inter, Roberto Gagliardini di situs resmi klub.

Conte sendiri sudah melakukan evaluasi pasca kekalahan dari MU sebagai persiapan menantang Juventus. “Diperlukan lebih banyak perkembangan terkait penguasaan bola dan menekan lawan. Kami memiliki fondasi yang penting membangun tim ini: yaitu semangat positif para pemain dan keinginan mereka bermain dengan baik,” ujarnya di Inter TV.

“Kami perlu bekerja keras dalam semua aspek, tidak banyak waktu untuk memulihkan kondisi setelah pertandingan. Kami tak hanya perlu bermain dalam sebuah laga namun juga terus berlatih untuk dapat berkembang dan memahami berbagai situasi dalam pertandingan,” sambungnya.

Untuk pertandingan ini, Conte diyakini tidak akan melakukan perubahan drastis pada barisan starternya saat menghadapi MU. Kemungkinan perubahan hanya akan terjadi di lini tengah dan depan. Borja Valero dan Ivan Perisic kemungkinan akan bermain sejak menit pertama.

Setelah debutnya berakhir kekalahan 2-3 dari Tottenham Hotspur, Pelatih Juve, Maurizio Sarri jelas juga tidak mau malu dalam derby d’Italia ini. Makanya, eks pelatih Chelsea dan Napoli itu menegaskan pentingnya perbaikan dalam skuatnya.

Selain fisik, ia berharap ada perbaikan gaya bertahan. “Kami perlu bertahan lebih jauh ke depan dan tidak terlalu dalam. Kami tampil lebih baik di babak kedua (melawan Tottenham), dengan tekanan yang lebih baik dan kualitas yang baik selama 20 menit,” jelasnya di Football Italia.

Faktor fisik juga menjadi keluhan gelandang anyar Juve, Adrien Rabiot. “Secara fisik ada beberapa kesulitan karena kami baru mulai bekerja lagi, tetapi saya pikir dengan waktu dan lebih banyak pelatihan, semuanya akan menjadi lebih baik,” ujarnya.

Rabiot yang menjadi pemain pengganti menghadapi Spurs kemungkinan akan jadi starter. Di posisi kiper, Wojciech Szczesny juga berpeluang menggeser Gianluigi Buffon. Sarri yang diyakini tidak melakukan perubahan di lini serang kemungkinan akan mulai memainkan Matthijs de Ligt dan Leonardo Bonucci di sektor bek tengah. (amr)

Prakiraan Pemain

Juventus (4-3-3): Szczesny; Cancelo, Bonucci, De Ligt, De Sciglio; Rabiot, Pjanic, Matuidi; Bernardeshi, Mandzukic, Ronaldo

Inter Milan (3-5-2): Handanovic; D’Ambrosio, De Vrij, Skriniar; Candreva, Gagliardini, Brozovic, Valero, Dalbert; Perisic, Esposito

Statistik Conte sebagai Pelatih Juventus

Periode melatih: 22 Mei 2011-15 Juli 2014

Pertandingan: 152

Menang: 102

Imbang: 35

Kalah: 15

Persentase kemenangan: 67,1 %

PRESTASI

Serie A: 3 gelar (2011/2012, 2012/2013, 2013/2014)

Supercoppa Italiana: 2 gelar (2012, 2013

PERBANDINGAN KEKUATAN

Rangking Klub UEFA

Juventus: 5

Inter Milan: 67

REKAMAN PERTEMUAN

Main: 178

Juventus menang: 83

Inter menang: 48

Imbang: 47

CATATAN GOL

Total: 456

Gol Juventus: 251

Gol Inter: 205

Selisih gol: 46

REKOR SKOR

Kemenangan terbesar Juventus: 9-1

Kemenangan terbesar Inter: 6-0

Skor terbesar: 9-1

Sepuluh pertemuan terakhir

27/04/19 Inter 1-1 Juventus

07/12/18 Juventus 1-0 Inter

28/04/18 Inter 2-3 Juventus

09/12/17 Juventus 0-0 Inter

05/02/17 Juventus 1-0 Inter

18/09/16 Inter 2-1 Juventus

28/02/16 Juventus 2-0 Inter

18/10/15 Inter 0-0 Juventus

16/05/15 Inter 1-2 Juventus

06/01/15 Juventus 1-1 Inter

HASIL PRAMUSIM

Juventus

Juventus 2-3 Tottenham

Inter Milan

Lugano 1-2 Inter

Man United 1-0 Inter

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...