Star Market

Rabu, 24 Juli 2019 07:21

Oleh Dahlan Iskan

FAJAR.CO.ID– Menjelang tengah hari, saya terkaget-kaget. Senin kemarin.Itu hari pertama ada program baru: namanya Star Market. Bikin kejutan pula.Program ini begitu nyata. Bulan Mei tahun lalu Presiden Donald Trump memulai perang dagang. Bulan November Xi Jinping sudah keluarkan perintah: berikan dorongan pada startup secara konkret.Dukungan pada startup itu bentuknya bukan sumbangan. Atau bantuan anggaran. Atau tanda penghargaan. Yang biasanya tidak berkelanjutan.Bahkan hanya dinikmati oleh kalangan tertentu. Yang punya hubungan khusus dengan penguasa.Dukungan program itu dilewatkan pasar modal. Melalui pasar modal Shanghai.Dalam tujuh bulan perintah itu diolah. Dicarikan ide. Disusunlah konsep. Dirumuskan peraturannya.Ditemukanlah jalan khusus. Agar anak muda bergairah. Dalam memulai startup.Caranya: pasar modal Shanghai membuat jalur khusus untuk startup. Agar mereka bisa segera mendapat modal besar. Secara fair. Dari pasar saham.Program baru Star Market ini mirip Nasdaq di Amerika.Dengan demikian pemerintah tidak terlibat langsung. Tidak perlu ikut menilai mana startup yang berpotensi maju. Semuanya diserahkan ke pasar. Masyarakatlah yang akan menentukan masa depan startup.Dalam waktu sekejap peminatnya terlihat besar. Ada 141 perusahaan startup yang mengajukan diri untuk go public.Dari jumlah itu 25 perusahaan dinyatakan memenuhi syarat. Dimasukkan dalam gelombang pertama IPO.Senin kemarin adalah hari pertama itu. Dimulailah penjualan saham mereka. Jualan itu dimulai pukul 9. Responsnya luar biasa. Bahkan keterlaluan.

Bagikan berita ini:
6
2
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar