Tiket Murah Setiap Hari, Plus Diskon Hotel

Rabu, 24 Juli 2019 - 10:32 WIB

fajar.co.id, MAKASSAR, FAJAR – Tiket murah direncanakan di semua jadwal penerbangan, setiap hari. Bahkan akan diperluas sepaket tarif hotel.

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengatakan, pemerintah tengah berencana menerapkan kebijakan paket perjalanan murah bagi masyarakat.

Paket berisi tiket pesawat untuk penerbangan domestik dan kamar hotel. Rencana tersebut dimunculkan untuk mendorong penurunan harga tiket pesawat.

“Makanya itu kemarin diusulkan, mungkin ini bisa lebih cepat dilakukan, tinggal Pak Menko undang PHRI dan beberapa stakeholders,” bebernya, kemarin.

Pemerintah juga diminta untuk membebaskan bea masuk untuk produk sparepart pesawat yang diimpor oleh pelaku usaha sektor penerbangan tanah air. Kata BKS sapaannya, usulan ini sebagai bentuk kompensasi kepada maskapai.

“Kompensasi itu muncul menyusul usulan untuk penerapan diskon tiket pesawat yang dilakukan setiap hari. Tidak lagi di jam dan hari tertentu,” terangnya.

Adapun target pembahasan mengenai penerapan diskon harga tiket untuk semua penerbangan dilakukan selama satu bulan ke depan. Sedangkan untuk sektor lain seperti PHRI diharapkan lebih cepat penyelesaiannya.

“Yang diskon menyeluruh target satu bulan rampung pembahasannya, kalau yang ini (PHRI) tidak ada tenggat waktu tapi mestinya bisa lebih cepat,” tambahnya.

Tanpa Diminta

Ketua Perhimpunan dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel, Anggiat Sinaga mengatakan pihaknya menolak bila pihak yang berkaitan dengan industri pariwisata seperti perhotelan ikut menanggung beban kebijakan tiket pesawat murah.

Kata dia, pemerintah jangan membebani sektor lain untuk memangkas tiket pesawat. “Kita ini okupansi sudah turun. Tidak perlu diminta pun, hotel sebenarnya pasti akan mainkan harga karena tamu sepi,” sesalnya.

Pihaknya meminta pemerintah juga fokus untuk menerapkan kebijakan tiket murah ini. Kebijakan diskon terbatas yang sudah jalan disebutnya tak ada imbas. Biasa-biasa saja.

“Kalau diperluas hari dan jam berlakunya, tiket murah ini nanti baru akan terasa. Apalagi kalau semua maskapai patuh berikan tiket murah, setidaknya penurunan okupansi sebesar 20 persen akibat mahalnya tiket bisa dikurangi,” kata GM Hotel Claro ini. (fik/rif)

loading...