Baiq Nuril Berjuang Dapat Amnesti, Senayan Aklamasi

1 Komentar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Baiq Nuril Maknun yang berjuang mencari amnesti berbuah manis. Komisi III DPR secara aklamasi menyetujui permohonan pertimbangan amnesti dari presiden.

“Keputusan ini diambil secara aklamasi. Semua fraksi sepakat,” kata Ketua Komisi III DPR, Azis Syamsuddin setelah memimpin rapat pleno kemarin.

Dalam rapat pleno itu, seluruh fraksi menyatakan setuju atas pertimbangan amnesti tersebut. Kesepakatan bulat diambil setelah komisi III mendengarkan pandangan Menkum HAM Yasonna H. Laoly.

Pemerintah, menurut Yasonna, telah menerima banyak masukan dari publik. Baik kelompok aktivis, akademisi, maupun pemerhati hukum. Bahwa presiden dipandang perlu untuk memberikan amnesti bagi Nuril. Instrumen hukumnya adalah pasal 14 ayat 2 UUD 1945.

Salah satu pertimbangannya, kasus itu telah menimbulkan simpati dan solidaritas publik yang luas. Baik nasional maupun internasional. Intinya, kata Yasonna, pemidanaan terhadap perempuan 41 tahun tersebut merupakan upaya kriminalisasi. Juga bertentangan dengan rasa keadilan. Padahal, yang dilakukan Nuril adalah upaya melindungi diri atas kehormatan dan harkat-martabatnya sebagai seorang perempuan.

Ponsel Realme X, Adik dari OPPO yang Berbeda

Polisi Korban Kapal Terbakar, Begini Sosoknya

Pelaku Properti Optimis Berkinerja Positif

Mendengar pernyataan Menkum HAM dan keputusan DPR, Nuril yang ikut menyaksikan rapat pleno tidak kuasa menahan haru. Perempuan asal Mataram, NTB, itu sesenggukan. Dia memeluk erat Rieke Diah Pitaloka yang duduk di sampingnya. “Terima kasih, terima kasih, terima kasih,” katanya dengan ucapan haru.

Rieke Diah Pitaloka yang getol mengawal kasus tersebut mengaku sangat bersyukur. Upaya untuk mencari keadilan itu akhirnya menemukan titik terang.

Menurut dia, harapan Nuril untuk bebas dari jerat pidana tinggal dua langkah lagi: sidang paripurna DPR dan keputusan presiden. “Kami menunggu keputusan Pak Presiden Jokowi. Saya yakin dalam waktu dekat beliau akan mengeluarkan keputusan amnesti ini,” ujar anggota DPR yang juga aktivis perempuan tersebut. (jp)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...