Dewan Minta Pj Wali Kota Laksanakan Putusan MA, Soal Jabatan Asisten I

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Anggota DPRD Kota Makassar, Susuman Halim, menilai, sikap Pj Wali Kota Makassar, Iqbal S Suhaeb, yang rencana akan melakukan pelantikan pejabat struktural baru berdasarkan rekomendasi KASN adalah langkah yang tepat.

Menurutnya, keputusan ini tidak memiliki motif politik, karena dasarnya sangat kuat, yakni temuan dan rekomendasi KASN. Berbeda dengan Wali Kota sebelumnya, Moh Ramdhan ‘Danny’ Pomanto, di mana menurut Sugali sangat patut diduga memiliki motif dan tendensi politik dalam melakukan mutasi.

Bahkan, Sugali memiliki penilaian khusus pada salah satu pamong senior, mantan asisten 1 Muh Sabri. Sugali menjelaskan bahwa Sabri adalah pamong yang berkinerja baik dan memiliki jenjang karier di pemerintahan sangat terukur. Mulai dari Lurah dan Camat.

“Semua jenjang jabatan struktural selalu dia jalani, dan itu selalu menjadi yang terbaik,” kata Sugali saat ditemui di DPRD Makassar, Kamis (25/7/2019).

Tidak hanya itu, Sugali juga menjelaskan bahwa kasus dugaan penyalahgunaan kewenangan kepada Sabri, yang menjadi sebab dia di-non-aktifkan itu tidak terbukti. Bahkan, dalam putusan pengadilan dan MA, Sabri divonis tidak terbukti bersalah dan diputuskan bebas.

“Dan, di amar putusannya itu dipertintahkan untuk dikembalikan harkat, martabat, termasuk jabatannya,” jelasnya.

Hanya saja, pada saat itu DP dinilai sengaja melakukan siasat agar Sabri tidak masuk lagi menjadi pejabat struktural. Hal ini diungkapkan Sugali lantaran jabatan asisten 1 terlalu cepat diisi, padahal putusan bebas terhadap Sabri sudah diumumkan, meskipun memang salinan putusannya belum sampai ke Pemkot.

“Seharusnya sebagai Kepala Daerah yang punya jiwa besar, jangan terlalu cepat mengisi jabatan itu, karena putusannya sudah ada cuma belum sampai ke Pemkot,” tegasnya.

Olehnya, Sugali meminta kepada Pj Wali Kota Iqbal S Suhaeb untuk menindaklanjuti amar putusan MA, yakni mengembalikan jabatan Muh Sabri.

“Saya berharap Pj Wali Kota melaksanakan putusan MA tersebut mengembalikan jabatan pak Sabri ke pak Asisten 1,” tandasnya. (rls)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...