Orang Tua Warga Torut yang Dipasung Alami Kendala Perawatan Anaknya

FAJAR.CO.ID.RANTEPAO--Ucok ( 26 ), warga Lembang Sapan Kua-kua, Kecamatan Buntao, Toraja Utara, dipasung selama kurang lebih lima tahun.

Ia menderita gangguan jiwa saat masih duduk di bangku SMK . Setelah dilepas untuk dirawat. Orang tuanya minta untuk dipulangkan. Ibunya Damaris Tiku Tak tega tinggalkan anaknya di rumah.

Ia dipasung setelah setelah membunuh neneknya tahun 2014 lalu. Sudah pernah menjalani perawatan di RSJ Dadi di Makassar, namun juga ia juga tak pulih.

Dipasung di belakang rumahnya, kondisinya memprihatinkan. Hanya dua kali dikunjungi pihak Puskesmas Buntao untuk perawatan, membuat Bripka Aris P Babinkamtibmas Polsek Sanggalangi bersama sejumlah mahasiswa KKN UKI Toraja untuk mengupayakan perawatan.

Upaya itu terkendala, setelah dirawat RSU Lakipadada , Damaris Tiku Rura minta agar anaknya dipulangkan saja . Alasanya, tidak ada yang jaga anaknya yang lain, maklum ia juga sudah ditinggal suaminya dengan kehidupan yang pas pasan.

" Biar saya pulangkan saja, anak saya tidak ada yang jaga, kami juga mau makan apa , kalau saya yang jaga, " ungkapnya saat ditemui RSU Lakipadada.

Camat Buntao , Ronni Kalasuso, mengatakan pihaknya tengah melakukan koordinasi untuk perawatan yang bersangkutan. Karena yang bersangkutan mengalami gangguan jiwa kalau sampai dipulangkan bisa mengganggu dan mengancam keberadaan warga di tempatnya.

" Kita berharap ada solusi, yang jelas saya akan segera koordinasi dengan keluarganya, dan pemerintah lembang disana untuk mengupayakan perawatan, tidak boleh ada warga yang dipasung, " jelas Ronnie, Kamis 25 Juli.(fkt)

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID
Editor : Edy Arsyad


Comment

Loading...