Presiden Iran Minta Inggris Lepas Supertanker Grace-1

0 Komentar

FAJAR.CO.ID, TEHERAN– Presiden Iran, Hassan Rouhani menyarankan Inggris melepas kapal tanker Iran yang ditangkap di lepas pantai Gibraltar.

Jika langkah itu dilakukan Inggris, negara para mullah itu siap mengembalikan kapal berbendera Inggris yang disita pekan lalu.

“Jika Inggris menjauh dari tindakan yang salah di Gibraltar, mereka akan menerima tanggapan yang sesuai dari Iran,” kata Rouhani dalam pertemuan kabinet mingguan seperti dilansir Iranian, Kamis, 24 Juli.

Supertanker Grace-1 milik Iran ditangkap Inggris di pantai selatan Spanyol pada 4 Juli, karena dicurigai mengirimkan minyak ke Suriah, melanggar sanksi Uni Eropa.

Dua minggu kemudian, Iran menangkap Stena Impero yang berbendera Inggris di Selat Hormuz, dengan klaim bahwa mereka telah bertabrakan dengan perahu nelayan dan melanggar hukum internasional.

“Ini adalah pertama kalinya dia (Rouhani) mengaitkan penyitaan sebuah kapal oleh Korps Pengawal Revolusi (IRGC) kurang dari seminggu yang lalu, dengan penyitaan di kapal tanker minyak Iran,” kata Zein Basravi dari Al Jazeera, melaporkan dari Teheran.

Anda Pemilik Mobil Daihatsu?, Daftar dan Berkesempatan Besar Trip ke Jepang

Mencuci Kaki Orang Tua dan Minta Maaf, Inovasi Kreatif dari Lapas Gunung Sindur

TKN Dibubarkan, Elite Berkumpul Besok Malam

Iran merebut Stena Impero yang berbendera Inggris di selatan Pulau Larak, Selat Hormuz. Dia mengklaim mereka telah bertabrakan dengan perahu nelayan dan melanggar hukum internasional.

Mohammad Mohammadi Golpayegani, kepala kantor Pemimpin Tertinggi, tidak memberikan perincian tentang perjalanan mediator Inggris itu tetapi secara ironis merujuk pada keterlibatan Inggris selama masa kolonial dalam urusan-urusan Iran.

Namun, sumber diplomatik Inggris membantah bahwa Inggris telah mengirim perwakilan semacam itu.

“Kami tidak mengetahui adanya perwakilan yang dikirim sebagai mediator ke Iran,” kata sumber itu seperti dikutip kantor berita Reuters.

Tulisan ini berasal dari redaksi Fajar.CO.ID

Comment

Loading...