Sungai Walennae Kering, Padi Terancam Puso

Kamis, 25 Juli 2019 13:30

FAJAR.CO.ID, SENGKANG — Sungai Walennae yang melintas desa/kelurahan di Kecamatan Sabbangparu Kabupaten Wajo mulai mengering. Dampaknya, bakal berimbas pada padi petani yang terancam puso.Kondisi diungkapkan oleh Wakil Ketua II DPRD Wajo, Rahman Rahim, saat legislator dari Dapil VI Kecamatan Pammana – Sabbangparu ini mendengarkan keluhan petani di Desa Tadangpalie.”Selain Tadangpalie, Sungai Walennae ini lewati juga di Kelurahan Walennae, Desa Liu, Bila, dan Salotengnga di Sabbangparu,” ujar RR akronimnya, Selasa kemarin.Dia menambahkan, sepanjang melintasi wilayah ini, air Sungai Walennae mulai berkurang. Padahal sebelumnya pernah di normalisasi oleh Balai Besar Sungai Wilayah (BBSW) Pompengan-Jeneberan pada tahun 2016 lalu, dengan anggaran cukup fantastis sekitar Rp40 miliar.”Sementara sekarang sudah selesai musim tanam diwilayah itu. Padi petani mau dialiri air, kalau tidak tentu terancam puso,” tuturnya.Tak sampai itu, Rahman sapaannya, cukup kecewa dengan normalisasi Sungai Walennae yang dilakukan oleh BBSW Pompengan-Jeneberan. Sebab hasilnya tidak begitu maksimal dan memberikan asas manfaat.”Waktu itu saat dikerja oleh balai lagi musim hujan, air sungai kelihatan banyak. Pas sekarang sudah kering, ternyata di rapikan pinggiran sungainya. Tidak dikeruk kedalamannya,” kritiknya. (ADV: Humas dan Protokoler DPRD Wajo) 

Komentar


VIDEO TERKINI