Gempita Luwu Utara Pertanyakan Eskavator Bantuan Kementan

Jumat, 26 Juli 2019 - 12:32 WIB

FAJAR.CO.ID, MASAMBA– Gempita Luwu Utara mempersoalkan bantuan satu unit eskavator, Direktorat Jenderal Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian. Bantuan itu tidak masuk aset pemkab Lutra.

Ketua Gempita Luwu Utara, Ilyas mengatakan, eskavator senilai Rp1 miliar seharusnya digunakan petani di Luwi Utara. ”Bantuan ini juga tidak masuk dalam daftar aset Pemkab Luwu Utara,” kata Ilyas kepada FAJAR.

Menurutnya, sebenarnya eskavator ini diberikan ke pemkab Luwu Utara tahun anggaran 2017, atas lobi Gempita Luwu Utara. Namun eskavator berkekuatan 220 PC tidak diketahui keberadaannya.

Mereka mengaku sudah mempertanyakan ke Dinas Tanaman Pangan Holtikulturan dan Perkebunan namun tidak ada kejelasan. Ilyas menyebut, Kadis Tanaman Pangan Holtikulturan dan Perkebinan, Armiady ternyata tidak mengetahui keberadaan alat tersebut. ”Barangnya tidak ada dalam daftar aset,”paparnya.

Korea Jajaki Industri Perkapalan di Indonesia

Imam Masjid di Gowa Kaget Tetangganya Pelaku Bom Filipina

Hoaks Penculikan Anak, Ibu Tewas Diamuk Massa

Anggota Gempita, Titto mengatakan, bantuan ini seharusnya digunakan pencetakan sawah baru. ”Juga dapat digunakan memanfaatkan lahan tidur,” kata Titto.

Mantan Kadis Tanaman Pangan Holtikulturan dan Perkebunan Luwu Utara, Agussalim membenarkan memang ada bantuan askavator dari pusat 2017 yang diserahkan 2018.

”Bantuan ini saya yang urus di Jakarta. Tapi atas nama Pemerintah Provinsi,” kata Agussalim.

Menurutnya, bantuan tersebut selama ini digunakan di Luwu Utara. Alat berat tersebut dikelola UPJA. Karena aset provinsi, maka dapat digunakan di daerah lain. Ada juga bantuan yang diurus Gempita. Tapi digunakan di Luwu. ”Bantuan ini turun di Luwu,” paparnya. (shd)

loading...