Kasus Kapal Latih, Polisi Juga Usut Prosedur Lelang

Jumat, 26 Juli 2019 09:49

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Penyidik Satreskrim Polrestabes Makassar sudah memenuhi permintaan bukti tambahan dari BPKP Sulsel. Polisi juga sedang mengusut prosedur lelang dari proyek senilai Rp34 miliar itu.Dalam Kasus dugaan kapal latih Disdik Sulsel Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Sulsel belum melakukan audit. Salah satu permintaan BPKP adalah keterangan dari mantan Kepala Bidang SMK Disdik Sulsel, Ruslim yang juga diketahui sebagai Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) proyek itu.Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Indratmoko mengatakan, keterangan Ruslim salah satu permintaan BPKP untuk dilengkapi. Namun sampai saat ini belum juga hadir. “Dari keterangan istrinya, dia sudah kawin lagi. Tapi, tetap juga dikejar,” katanya Jumat (26/7/2019).Kata perwira berpangkat dua melati itu, pihaknya terus melakukan koordinasi dengan BPKP. Makanya diharapkan perhitungan kerugian negara (PKN) cepat keluar untuk dilakukan ekspos. “Kita juga minta agar BPKP bisa mengeluarkan hasil PKN itu lebih cepat. Karena dalam kasus ini ada banyak cabangnya. Termasuk prosedur lelangnya kita selidiki,” jelasnya.Baca Juga: Soal Pengusutan Kapal Latih SMK Sulsel, Ini Kata NoneSementara Koordinator Pengawasan Bidang Investigasi BPKP Sulsel, Ali Ihsan menuturkan, sesuai data yang ada, kasus tersebut pernah dilakukan ekspos bersama dengan penyidik Polrestabes Makasaar, tapi BPKP belum melakukan audit karena sementara penyidik masih mengumpulkan data-data untuk kelengkapan audit.

Bagikan berita ini:
10
7
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar