Kekeringan Cirebon Teratasi dengan Pompanisasi dan Pipanisasi

Jumat, 26 Juli 2019 13:06
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, CIREBON – Memasuki musim kemarau, Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian (PSP) Kementerian Pertanian (Kementan) memberikan perhatian khusus terhadap lokasi potensi terjadinya kekeringan terhadap lahan pertanian produktif. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan memastikan distribusi air tetap merata dan bisa dinikmati oleh para petani.Untuk wilayah Cirebon, Dirjen PSP Sarwo Edhy mengunjungi wilayah potensi kekeringan di Desa Pegagan Lor Kecamatan Kapetakan Kabupaten Cirebon. Sarwo Edhy didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon, Camat Kapetakan, Danramil Kapetakan, Kapolsek, serta Kepala desa Pegagan Lor turut hadir.”Kita melakukan kunjungan dimana di sini terjadi kekeringan. Seperti yang kita lihat bersama masyarakat sudah mempunyai inisiatif dengan difasilitasi dari Kementerian Pertanian sesuai dengan arahan Bapak Menteri bahwa kita harus tanggap terhadap masalah yang terjadi di lapangan,” ujar Sarwo Edhy, Kamis (25/7).Dijelaskannya, di sini sudah ada program pompanisasi dan pipanisasi untuk mengalirkan air dari jaringan primer ke petakan-petakan sawah.”Alhamdulillah dengan program pipanisasi dan pompanisasi bisa menyelamatkan 1.500 hektar yang berpotensi kekeringan,” kata Sarwo Edhy.Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Cirebon Ali Efendi mengapresiasi kunjungan Dirjen PSP. Dikatakannya, kunjungan dari Pemerintah Pusat ini membuktikan perhatian terhadap petani di daerah.”Kami atas nama dari masyarakat Desa Pegagan Lor Kabupaten Cirebon mengucapkan terima kasih atas kunjungan Dirjen Sarana dan Prasarana Kementan yang memberikan semangat. Seperti yang kita lihat bahwa potensi kekeringan lahan seluas 1500 hektar tapi berkat kerja keras semua pihak termasuk Pak Camat, Pak Danramil, Kapolsek dan Ketua Kelompok, semua bekerja keras untuk supaya selamat dari kekeringan,” kata Ali.

Komentar


VIDEO TERKINI