Ledakan Kapal Polair Tunggu Penyelidikan Labfor

Jumat, 26 Juli 2019 - 10:11 WIB

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR– Ledakan kapal Polair, KPC POL XIV-2017 masih menjadi misteri. Polda Sulsel baru selasai melakukan olah TKP.

Dari pantauan FAJAR, Kapal itu masih berada di tempatnya saat terbakar, dekat dari dermaga Polairud. Posisi kapal itu belum juga bergerak. Namun polisi mendalami proses terjadinya ledakan, apakah dari genset sendiri ataukah memang dari titik lain.

Kapolda Sulsel, Irjen Hamidin menegaskan, menurut pengakuan korban, kejadiannya terjadi setelah pengisian bahan bakar, dan terjadi kemacetan pada genset. Saat dihidupkan menimbukkan ledakan.

Akibatnya, satu korban meninggal, satu lagi masih di rawat di RS Bhayangkara, dan satunya lagi masih trauma.

“Sekarang tim dari Labfor mengecek total apa yang menjadi penyebab. Dari mana titik api mulai, apakah genset atau titik lain, karena kapal sudah terisi penuh baham bakar. Hasil labfor juga belum keluar,” katanya kemarin.

HUT ke-111, Seminar OSS INI Diikuti 300 Peserta

Tersangka Korupsi Dana Pilkada Ngaku Diotaki “Panglima”

Kasus Kapal Latih “Maut”, Polisi Juga Usut Prosedur Lelang

Kapal polair ini diakuinya terbilang kapal baru untuk persiapan operasi, bahkan sudah mengevakuasi korban yang tenggelam beberapa saat lalu. “Saya masih pakai kapal ini melakukan penyelamatan beberapa saat lalu,” tambahnya.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani menambabkan, kasus ini masih dalam tahap penyidikan dari tim Labfor, dari Polair, dan dari Sarpras untuk mengecek penyebab terjadinya ledakan itu.

“Ini belum selesai, karena kemarin malam hari agak susah dilakukan olah TKP, apalagi posisinya di air. Makanya tadi pagi baru olah TKP,” ucapnya.

Kata dia, hasil penyidikan Labfor nanti itu, akan diketahui semua penyebabnya, dari mana titik api. Dan membutuhkan waktu lama. “Namun kondisi kapal itu sehat sekali, baru tujuh bulan itu kapal. Kapal itu menggunakan bahan bakar pertamax,” terangnya. (gun)

Loading...

One thought on “Ledakan Kapal Polair Tunggu Penyelidikan Labfor

Comments are closed.