Pasokan Listrik NTB dan NTT Siap Jangkau Desa Terpencil

Jumat, 26 Juli 2019 09:47

FAJAR.CO.ID, NTB– Pasokan listrik di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT) dipastikan semakin besar. Siap menjangkau daerah terpencil.Pasalnya, pada Kamis (25/7) lalu, pemerintah meresmikan total 16 infrastruktur kelistrikan baru di kedua provinsi tersebut.Peresmian tersebut dipimpin langsung oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan bersama Gubernur NTB, Zulkieflimansyah dan Plt Direktur Utama PLN, Djoko Rahardjo Abu Manan. Kegiatan tersebut dilakukan di komplek Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Sumbawa 50 MW.Adapun proyek kelistrikan yang diresmikan NTB jauh lebih banyak daripada NTT. Di NTB, pemerintah membangun PLTMG Sumbawa 50 MW, PLTMG Bima 50 MW, GI 150 kV Empang 20 MVA, GI 70kV/150kV Dompu Extension 60 MVA, GI 70 kV Bima Extension 30 MVA, dan GI 70 kV Bonto Extension.Adapaun pemerintah juga membangun tol listrik di Sumbawa. Di antaranya, SUTT 70kV GI Taliwang-PLTU Sumbawa Barat, SUTT 150 kV PLTMG Sumbawa-GI Labuhan, SUTT 150 kV Labuhan-Empang, SUTT 150 kV Empang-Dompu.Sementara untuk proyek kelistrikan di NTT, PLTMG Maumere 40 MW, PLTS Maumere Ropa Ende 2×1 MWp, dan PLTMH Sita-Borong 2×500 kW.“Hadirnya infrastruktur kelistrikan ini akan membuat kelistrikan di NTB dan NTT akan semakin andal,” kata Menteri ESDM Ignasius Jonan.Pembangkit-pembangkit baru diharapkan akan meningkatkan kapasitas penyediaan listrik di daerah tersebut, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata.

Bagikan berita ini:
5
7
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar