Pengamat: Airlangga Hartanto Bisa Buat Golkar Terdepak

Jumat, 26 Juli 2019 07:29
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketum Golkar, Airlangga Hartanto dinilai membawa misi personal saat menemui Ketua Umum Nasdem, Surya Paloh.Karena itu, pertemuan itu disebut berpotensi membawa konflik baru di internal Golkar, yang menyebabkan partai berlambang beringin itu terpecah belah serta terdepak dari lingkaran pemerintah.Pengamat politik, Dedi Kurnia menilai Airlangga sebagai pimpinan Golkar sebenarnya tidak memiliki basis organisasi kepartaian yang kuat.Berbeda dengan Paloh atau Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar dan Plt Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa yang sudah lebih dulu memakan asam garam di kancah politik.”Jadi wajar saja kemudian Airlangga itu memainkan politiknya berdasarkan politik korporasi. Artinya dia akan melihat peluang-peluang yang dia anggap menguntungkan bagi personal,” kata Dedi saat dihubungi.Airlangga, kata Dedi, bisa saja terjebak dalam agenda politik yang tidak bisa dibacanya dari manuver Surya Paloh.Hal itu justru bisa merugikan kader Golkar pada periode selanjutnya. Dia mengingatkan kader Nasdem sudah memilih Paloh dengan konsekuensinya, sedangkan kepemimpinan Airlangga masih menjadi perdebatan di internal Golkar.

PKS Bilang Demokrasi Tak Nyaman Tanpa OposisiKian MeriahPenyebab NIP 50 Ribu Honorer K2 Lulus PPPK Tak Jelas

“Dengan gerbong-gerbong yang ada di faksi Golkar itu sendiri. Kalau dia salah melangkah, tentu faksi-faksi itu bisa berseberangan dan bisa merugikan Airlangga,” kata Dedi.

Komentar


VIDEO TERKINI