KKN UMP Aktifkan Pengajian, Berdoa Merupakan Senjata Orang Beriman

Sabtu, 27 Juli 2019 - 17:10 WIB
IST

FAJAR.CO.ID, MASAMBA — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Palopo menggelar pengajian akbar majelis taklim di Masjid Desa Maipi, Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sabtu, 27 Juli 2019.

Pengajian ini dihadiri Ketua PKK Kecamatan Masamba, Andriani, Kades Maipi Asbir Saini, Ustaz Taslim dan para warga.

Ketua PKK Kecamatan Masamba, Andriani, meminta agar masyarakat Desa Maipi mengaktifkan pengajian bulanan. ”Adik-adik mahasiswa Universitas Muhammadiyah Palopo sudah memulai,” kata Andriani.

Setelah ini, maka masyarakat terutama PKK desa harus mengaktifkan lagi. Pengajian ini merupakan langkah meningkatkan pengetahuan keagamaan kepada masyarakat. Terutama generasi muda yang ada di Maipi.

Kades Maipi, Asbir Saini, mengaku sangat bersyukur atas program mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Palopo. “Ini sangat membantu pemerintah desa dalam meningkatkan keimanan dan ketakwaan masyarakat,” kata Asbir.

Pengajian ini akan digelar secara rutin. Pembinaan keagamaan memang sangat penting. Penceramah Ustaz Taslim mengatakan, pembangunan di Desa Maipi sudah bagus dan lebih maju. ”Hanya ada satu kilometer jalan yang masih perlu diperbaiki,” paparnya.

Penduduk daerah Maipi ternyata sangat padat. Dalam ceramahnya, dia menjelaskan empat alasan manusia harus berdoa kepada Allah Subuhanawata’alah. Di mana yang pertama adalah doa itu ibadah.

Doa itu merupakan saripati dari ibadah. Kedua, senjatanya orang beriman. Kalau ada yang sakiti. Tidak boleh mendoakan keburukan orang. Tetapi doakan supaya dapat petunjuk.

Ketiga, Allah cinta orang selalu meminta. Allah benci kepada orang tak suka berdoa. Keempat, doa itu wujud kedekatan seseorang kepada Allah. ”Berdoa harus diawali hamdalah,” paparnya. (shd)