Catatan Sang Jurnalis Enterpreneur di Usia 75 Tahun, Semangat Alwi Hamu yang Menyejukkan

Minggu, 28 Juli 2019 06:59
Belum ada gambar

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR —Ada sisi lain di balik semangat Alwi Hamu. Semangat juang biasanya terungkap dengan diksi “berapi-api” ataupun “berkobar-kobar”. Lahirlah istilah “membakar semangat”. Identik dengan perang atau perjuangan “luar biasa”. Namun, semangat Alwi Hamu tidak demikian. Ia membakar semangat dengan kesejukan.Ia mengobarkan idealisme jurnalisme dengan penuh ketpun menyebutnya, “good news is the best news”.Paradigma itu terus dibangun dalam konsepsi “Tumbuh bersama dalam kebersamaan”. Paradigma lama “bad news is good news” bukan rel perjuangan Alwi Hamu. Silaturahmi senantiasa dikedepankan. Itu sebabnya, “terompet kehidupannya” telah berhasil ditiupkan  hingga usianya mencapai 75 tahun, hari ini Minggu 28 Juli 2019.Banyak kerabat dan relasi mengirim ucapan kepada pria yang lahir di Parepare, 28 Juli 1944  itu. Kepada redaksi FAJAR, mereka senantiasa disemangati Alwi Hamu. Ide-ide inovatif terus mengalir dalam setiap diskusi dan bincang-bincang lepas.Kepada karyawan FAJAR dan grup, Alwi Hamu bahkan menggelorakan semangat jurnalisme untuk “Hidup Seribu Tahun”. Tentu saja di atas semangat perubahan dalam “menyiasati” teknologi. Ia menyebut teknologi 4.0 harus diikuti dengan semangat SDM yang berkemampuan 4.0 pula.Setiap saat, para karyawan dikumpulkan. Sering secara tiba-tiba. Entah itu pagi-pagi, entah pula dinihari ketika usai deadline redaksi. Tujuannya, untuk terus menyemangati karyawan. Mendorong untuk tidak berhenti berinovasi. Satu-satunya jalur yang akan mengantarkan media untuk “hidup seribu tahun” lagi.

Komentar


VIDEO TERKINI