Dikawal 4.000 Personel, Persija Tetap Ngambek


FAJAR.CO.ID, MAKASSAR –Persija ngotot dan tetap ngambek, untuk tidak melakoni laga final Piala Presiden di Stadion Andi Mattalatta.Padahal Polda Sulsel menurunkan 4.000 personel dalam mengamankan jalannya final leg kedua Piala Indonesia di Stadion Andi Mattalatta, Minggu (28/7/2019). Namun, Persija tetap menolak untuk bertanding. Malah pulang begitu saja.Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Dicky Sondani mengatakan, Polda Sulsel beserta jajaran Polrestabes Makassar, Polres Gowa, Polres Pangkep, Polres Maros, Polres Takalar, dan Polres Pelabuhan yang berjumlah 4.000 personel sudah melakukan pengamanan secara maksimal.”Kalau ada pihak yg menyatakan situasi tidak aman adalah hoaks. Polda Sulsel berhasil meredam kekecewaan penonton yang sudah membayar karcis namun mereka tidak berbuat anarkis,” katanya.Sekaitan dengan adanya insiden Sabtu, 27 Juli, mengenai pelemparan bus Persija oleh beberapa supporter PSM karena mereka kecewa tidak mendapatkan tiket. Kebetulan ada bus persija lewat, dilampiaskan ke bus tersebut.

YLBHI Ungkap Kejanggalan Seleksi Capim KPKLagi, KKP Tangkap Kapal Vietnam dan FilipinaLaga PSM vs Persija Ditunda, Ini Kata Pj Wali Kota Makassar

“Mengapa rombongan tim Persija berjalan tidak dikawal polisi, karena di luar jadwal yang telah ditetapkan tim Persija sendiri. Polda sudah menawarkan pengawalan kemanapun tim Persija berjalan, namun mereka tidak mau setiap event dikawal,” ucapnya.Tutur Dicky, mereka sudah tetapkan jadwal pengawalan sendiri oleh Polri. Saat hari Sabtu Polrestabes sedang mengamankan penjualan tiket yang ricuh, karena banyak suporter yang harus beli tiket dari calo.

KONTEN BERSPONSOR

Komentar